Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Malam Bersama SD Sakri dengan Pembiasaan Tahajud

Iklan Landscape Smamda
Malam Bersama SD Sakri dengan Pembiasaan Tahajud
Siswa kelas 4 dalam sujud malam (Tia/PWMU)
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) melaksanakan pembiasaan tahajud di sekolah setiap jum’at. Siswa kelas 4 dengan pendampingan dari bapak ibu guru melakukan sholat tahajud bersama di Masjid SD Sakri, Krian Sidoarjo Jawa Timur, Jum’at dan Sabtu (26-27/09/2025).

Kegiatan yang dimulai sejak siang setelah sholat jum’at ini berakhir di hari Sabtu pagi. Saat sholat tahajud, Dalam gelapnya malam dan rasa kantuk yang sangat, sebanyak 100 lebih siswa bergegas menuju masjid yang berada di halaman SD Sakri. Mereka mengambil wudhu dan melaksanakan sholat tahajud dengan khusuk. Awal masuk ajaran baru kegiatan ini masih terasa berat karena mereka ada yang baru mengenal dan sekarang sudah masuk bulan ke tiga pembiasaan sehingga mereka sudah mulai terbiasa.

Abdillah Faizun, S.Pd.I., Wakil Kepala Sekolah bidang Al islam dan Humas selalu memotivasi anak-anak dalam setiap kesempatan agar pembiasaan tahajud dapat dilakukan di sekolah maupun di rumah “Bangunlah untuk melaksanakan salat di gelapnya malam ketika semua orang sedang tertidur dan lihatlah bagaimana jalan yang kau tempuh menyala dan kehidupanmu mulai bersinar.” Ujarnya.

Begitupun koordinator kelas 4 sekaligus ketua kegiatan tahajud, Tri Setyaningsih, S.Pd. mengungkapkan bahwa tujuan utama kegiatan sholat tahajud yang dilaksanakan di SD Sakri adalah untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, memperkuat keimanan dan ketaqwaan, dan membangun kebiasaan baik pada anak sejak dini, yang dapat membantu mereka fokus dalam belajar dan kelak menjadi individu yang lebih rendah hati serta dekat dengan Allah SWT.

“Saya senang melihat anak-anak masih antusias dan ada yang tetap tersenyum walaupun ngantuk ketika berangkat wudu” ungkapnya.

Dia menambahkan, Dengan pembiasaan tahajud di sekolah diharapkan anak-anak dapat disiplin karena mereka harus melaksanakan sholat tahajud dengan ringan maupun berat (melawan rasa kantuk) tepat waktu. Setelah tahajud mereka mendapatkan penguatan keimanan dan ketakwaan dari guru yang berkompeten tentang materi yang disampaikan.

Harapannya kebiasaan yang dilatih di sekolah dapat menjadi kebiasaan di rumah. Jika mampu dilakukan di rumah dapat berimbas pada peningkatan fokus mereka dalam belajar. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu