
PWMU.CO – Dalam rangka memberikan pemahaman mendalam tentang rukun Islam yang kelima, SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) Gresik menyelenggarakan kegiatan manasik haji. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, beserta seluruh guru dan karyawan sekolah, Senin (26/5/2025).
Kegiatan manasik haji ini dilaksanakan di halaman sekolah dan area Desa Wringinanom yang telah disulap menjadi miniatur area pelaksanaan ibadah haji. Hal tersebut disampaikan Panitia Manasik Haji SD Muwri, Mufidatul Latifah dan Nur Mutia Salma ketika mempersiapkan perangkat manasik haji.
Kegiatan ini sebagai bentuk edukasi langsung dan pengalaman nyata bagi para siswa untuk memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji.
Di tengah momen umat Islam sedunia yang saat ini sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah, SD Muwri memanfaatkannya sebagai sarana pembelajaran yang aplikatif bagi siswa-siswinya.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Wringinanom Kholiq Idris SPd menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji ini akan menjadi program rutin sekolah setiap menjelang musim haji. Namun, tahun ini terasa lebih istimewa karena dilaksanakan secara lebih lengkap dan terstruktur.
“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang nyata dan menyenangkan bagi anak-anak. Manasik haji ini bukan hanya sekadar simulasi, tetapi kami ingin menanamkan nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan kedisiplinan kepada siswa-siswi sejak dini,” jelas Kholiq Idris.
Beliau juga menambahkan bahwa SD Muwri telah memiliki perangkat-perangkat miniatur yang menunjang kegiatan manasik haji secara lengkap.
“Kami memiliki miniatur Ka’bah, Hijir Ismail, Maqam Ibrahim, tempat lempar jumrah, serta perlengkapan lainnya yang menyerupai kondisi nyata di Tanah Suci. Ini semua dibuat agar siswa bisa merasakan bagaimana suasana ibadah haji meskipun hanya dalam bentuk simulasi,” tambahnya.
Manasik Seru Bersama Pemandu Berpengalaman
Sebagai pemandu kegiatan manasik haji, sekolah menghadirkan dua narasumber yang sudah berpengalaman dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah, yaitu Haji Nain dan Rahmat Syayid. Haji Nain merupakan tokoh masyarakat setempat yang telah beberapa kali menunaikan ibadah haji dan umrah.
Beliau menyampaikan materi seputar tata cara pelaksanaan haji secara rinci mulai dari niat, ihram, tawaf, sa’i, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah di Mina, hingga tahallul.
Sementara itu, Rahmat Syayid yang beberapa kali telah mengikuti pelatihan dan telah memiliki sertifikat pembimbing manasik haji turut memberikan arahan teknis sekaligus motivasi kepada para siswa.
Ia mengajak anak-anak untuk mengikuti setiap prosesi dengan tertib dan khusyuk, seolah-olah mereka benar-benar berada di Tanah Suci.
“Walaupun ini hanya simulasi, adik-adik harus mengikuti dengan niat yang baik dan sungguh-sungguh. Karena dari sinilah kita mencoba belajar bagaimana tata cara ibadah haji yang sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW,” ujar Rahmat Syayid.





0 Tanggapan
Empty Comments