Ajang Jember Marching Festival 2026 (JMF) yang digelar pada Jumat–Ahad, 6–8 Februari 2026 di Jember menjadi panggung gemilang bagi Marching Band “Sunrise” SD Muhammadiyah 6 Genteng.
Untuk kedua kalinya mengikuti lomba marching band tingkat nasional tersebut, tim kebanggaan sekolah ini sukses memborong 20 piala sekaligus mempertahankan gelar Juara Umum Divisi Junior Brass.
Keikutsertaan tahun ini menjadi momen pembuktian bahwa kerja keras, disiplin latihan, dan kekompakan tim mampu mengantarkan siswa-siswi SD Muhammadiyah 6 Genteng bersaing di level nasional.
Sorak sorai dan haru mewarnai pengumuman juara ketika nama “Sunrise” kembali disebut sebagai Juara Umum Divisi Junior Brass untuk kedua kalinya.
Deretan prestasi yang diraih antara lain Juara Umum Divisi Junior Brass, Juara 1 Marching Field Show Junior Brass, Best Percussion, Best Visual, Best Music, Best General Effect, dan Best Field Commander pada kategori Marching Field Show Junior Brass. Selain itu, tim juga meraih Juara 2 Marching Field Show Junior Brass.
Tak hanya di kategori tersebut, Sunrise juga berjaya di Concert Marching Art Senior Brass dengan meraih Juara 1, Best Visual, Best Music, dan Best Colorguard. Pada kategori lainnya, Sunrise menyabet Juara 2 Drum Battle Junior, Juara 2 Colorguard Contest, Juara 1 IC Junior Battery Snare, Juara 2 IC Battery Tom, Juara 3 IC Drum Major Junior, serta Juara 2 Field Commander Junior.
Kepala SD Muhammadiyah 6 Genteng, Nur Hamdanah, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian luar biasa tersebut. Menurutnya, prestasi ini bukan sekadar tentang piala, tetapi proses pendidikan karakter. Anak-anak belajar disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.
Ia juga mengapresiasi dukungan orang tua dan paguyuban yang menjadi energi besar di balik kesuksesan tim. Kebersamaan antara sekolah, pembina, dan wali murid, ujarnya, menjadi kunci kemenangan bersama.
Pembina Marching Band Sunrise, Aris Agustoni, S.Pd., mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan secara intensif jauh hari sebelum kompetisi. Anak-anak didorong untuk tampil maksimal, tidak hanya secara teknis tetapi juga mental.
Tantangan terbesar, menurutnya, adalah menjaga konsistensi semangat latihan di tengah padatnya kegiatan belajar. Namun berkat komitmen bersama, Sunrise mampu menunjukkan performa terbaik di panggung nasional.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Drumband, Bu Inge, tak kuasa menahan haru saat mendampingi anak-anak menerima penghargaan.
Ia menyampaikan kebanggaan atas perjuangan anak-anak yang terbayar lunas. Baginya, prestasi ini membuktikan bahwa dengan dukungan dan arahan yang tepat, anak-anak mampu meraih capaian luar biasa.
Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi Marching Band Sunrise sebagai salah satu tim unggulan di tingkat nasional. Raihan 20 piala di JMF 2026 menjadi catatan emas sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas di masa mendatang.
Bagi keluarga besar SD Muhammadiyah 6 Genteng, kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan awal tekad untuk terus berkarya dan mengharumkan nama sekolah di kancah yang lebih luas. Marching Band Sunrise telah membuktikan bahwa dari Genteng, cahaya prestasi mampu bersinar terang di panggung nasional. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments