Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) II yang digelar oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan Wilayah Kerja (Wilker) II menghadirkan materi strategis tentang Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCH). Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren An-Nur Muhammadiyah Karanggeneng pada Sabtu–Ahad (27–28/12/2025).
Materi MKCH disampaikan oleh Imam Ghozali, ST., Ketua Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PDM Lamongan periode 2022–2027 sekaligus Ketua Divisi Pelatihan LPCRPM PWM Jawa Timur periode 2022–2027. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa agama dalam pandangan Muhammadiyah tidak dipahami sebatas sistem ritual semata.
“Agama bukan hanya soal ibadah ritual, tetapi juga menjadi perangkat untuk mewujudkan kesejahteraan sosial,” tegasnya di hadapan peserta DANA II.
Menurutnya, ajaran Islam harus hadir sebagai solusi atas persoalan kehidupan umat, baik dalam dimensi spiritual maupun sosial kemasyarakatan.
Imam Ghozali juga menjelaskan bahwa sumber kebenaran dalam Islam berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Namun demikian, Muhammadiyah tetap memberikan ruang bagi akal dan pikiran untuk berijtihad, selama berpijak pada prinsip dan metodologi yang benar. Hal inilah yang menjadi ciri gerakan Islam berkemajuan.

Melalui materi MKCH ini, para peserta DANA II diharapkan memiliki pemahaman ideologis yang kokoh serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan sehari-hari.
Penguatan ideologi tersebut menjadi bekal penting bagi kader Nasyiatul Aisyiyah agar siap berperan aktif dalam dakwah, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments