
PWMU.CO – Muhammadiyah Boarding School (MBS) Porong dengan bangga mempersembahkan MBS Porong All Star Show 2025, sebuah panggung yang bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga perjalanan, pada (22/2/2025).
Sebuah perjalanan para santri dalam menemukan potensi mereka, melampaui batas diri, dan menaklukkan ketakutan yang sempat membayangi mereka.
Gemerlap lampu sorot menyinari panggung megah. Sorak sorai penonton memenuhi udara, tidak hanya datang dari kerumunan, tetapi juga dari hati para santri yang kini berdiri dengan penuh keyakinan.
Mereka telah melalui proses panjang di Kelas Aksentuasi Diri, sebuah wadah yang memungkinkan mereka untuk mengenali potensi unik yang mereka miliki. Pada malam itu, mereka berdiri bukan untuk dibandingkan, tetapi untuk bersinar.
Tiga orang santri tampil dengan percaya diri di depan hadirin, menyapa dengan suara lantang, “Malam ini, kita tidak hanya menyaksikan sebuah pertunjukan. Kita menyaksikan perjalanan—perjalanan para santri yang telah berproses, menantang batas diri, dan mengatasi rasa insekuritas yang pernah membayangi mereka.”
“Melalui Kelas Aksentuasi Diri, kami belajar mengenali potensi, menemukan keunikan, dan memahami bahwa setiap pribadi memiliki cahaya yang berbeda. Hari ini, kami tidak lagi ragu. Kami berdiri di sini, bukan untuk dibandingkan, tetapi untuk bersinar dengan keunggulan masing-masing.”
“Maka inilah kami! Para santri yang telah menaklukkan keraguan, mengasah kemampuan, dan kini berdiri di atas panggung dengan penuh keyakinan. Setiap langkah, setiap suara, setiap ekspresi adalah bukti bahwa kami semua adalah bintang yang pijarnya paling terang di level kami masing-masing,” tegas mereka.
Sorak sorai menggelegar di lapangan basket outdoor SMP Muhammadiyah 4 Boarding School Porong, menegaskan bahwa malam itu adalah panggung keberanian dan cahaya bagi para santri.
Nizam Firdaus, Ketua Panitia, menyampaikan, “Menjelang acara, hujan gerimis turun dari pukul 17.30 hingga 19.00 WIB, menimbulkan kekhawatiran di antara panitia dan peserta.”
Namun, lanjutnya, doa-doa yang dipanjatkan seakan dijawab ketika gerimis reda tepat setelah Isya, dan langit malam kembali cerah, menyambut panggung All Star Show 2025 yang siap bersinar.
Mengusung tema The Beautiful Journey: Thousand Blessings for a Golden Indonesia, acara ini menghadirkan drama, tari, musik, dan bela diri Tapak Suci, semua dikemas dengan keindahan seni yang menggugah.
Setiap gerakan, nada, dan ekspresi yang ditampilkan menunjukkan bahwa santri bukan hanya penghafal kitab, tetapi juga seniman, inovator, dan pembawa perubahan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa santri juga bisa berkarya, menginspirasi, dan membawa nilai-nilai Islam dengan cara yang kreatif dan menarik,” ujar Kepala Pengasuhan Santri, Rozaq Akbar, dalam sambutannya. Melalui seni, mereka berdakwah dengan pesona.
Rozaq menegaskan bahwa MBS Porong All Star Show bukan hanya ajang hiburan. Di balik panggung dan setiap persiapannya, terdapat proses deep learning yang mendalam.
Menurutnya, seni bukan hanya bentuk ekspresi, tetapi juga media pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful.
Ia menambahkan bahwa di balik sorotan lampu dan tepuk tangan meriah, para santri telah melewati proses pembelajaran yang lebih dari sekadar teori.
Mereka belajar untuk fokus dan hadir sepenuhnya dalam setiap tahap, mulai dari latihan hingga pertunjukan.
Baginya, seni yang mereka bawakan bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan pesan Islam dan nilai kehidupan.
Para santri belajar dengan bahagia, tampil dengan penuh percaya diri, dan menikmati setiap proses yang mereka jalani.
MBS Porong All Star Show bukan hanya panggung seni, tetapi juga panggung perubahan—tempat para santri membuktikan bahwa mereka siap menjadi generasi emas yang membawa cahaya bagi Islam dan Indonesia.


0 Tanggapan
Empty Comments