Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

MBS Porong Gelar Parentalk: Bersama Mengasuh, Bersama Menginspirasi

Iklan Landscape Smamda
MBS Porong Gelar Parentalk: Bersama Mengasuh, Bersama Menginspirasi
pwmu.co -
Sastra Sangga Dhini dipandu oleh Rahma Qurrota A'yun berinteraksi dengan Ayah Bunda Wali santri MBS Porong tentang Membersamai Generasi Strawberry dalam agenda Parentalk. (Rozak/PWMU.CO)
Sastra Sangga Dhini dipandu oleh Rahma Qurrota A’yun berinteraksi dengan Ayah Bunda Wali santri MBS Porong tentang Membersamai Generasi Strawberry dalam agenda Parentalk. (Rozak/PWMU.CO)

PWMU.CO – Muhammadiyah Boarding School (MBS) Porong mengundang para orang tua santri dalam acara Parentalk. Sebuah pertemuan sarat makna yang bertujuan memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga, Ahad (01/12/2024).

Mengusung tema “Bersama Mengasuh, Bersama Menginspirasi,” acara ini bukan sekadar ajang diskusi, melainkan panggung kolaborasi dalam membentuk generasi masa depan yang tangguh dan berakhlak mulia.

Kepala Pengasuhan MBS Porong, Rozaq Akbar, membuka acara dengan pesan mendalam tentang pentingnya kerja sama antara “orang tua biologis” dan “orang tua ideologis”.

“Kami di sini hanya sebagai mitra. Pendidikan sejati dimulai dari rumah. Oleh karena itu, momen lenggah bareng ini bertujuan menyamakan langkah dan menyatukan visi,” ujarnya penuh haru.

Dengan semangat, ia mengingatkan bahwa orang tua adalah sosok paling mengenal anak-anak mereka.

“Kami butuh arahan ayah bunda agar pendidikan di pesantren ini selaras. Mari kita bersama-sama membentuk generasi yang menjadi qurrata a’yun dan pemimpin bagi umat,” jelasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Acara ini menghadirkan Sastra Sangga Dhini, seorang aktivis lingkungan dan pegiat parenting. Dengan energi luar biasa, Sastra memukau hadirin dalam sesi bertajuk “Membersamai Generasi (yang katanya) Strawberry”.

Ia mengajak orang tua untuk introspeksi: “Siapa yang membentuk generasi strawberry ini? Jangan-jangan, kita sendiri yang memanjakan mereka”. Menggunakan analogi sederhana, ia menegaskan, “Tidak mungkin kucing mendidik macan sejati”.

Sastra mengurai sisi positif generasi ini—kreatif, kritis, dan berani—namun juga mengingatkan perlunya memperkuat karakter anak. Ia menegaskan, jangan ambil jatah kesulitan anak-anak. Perlu jatuh dan cedera untuk bisa naik sepeda,” tegasnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu