Totalitas Produksi: Anak Belajar Nilai, Guru Belajar Makna
Film digarap dengan profesional oleh tim sekolah yang selama ini konsisten mengembangkan kreativitas siswa melalui media visual.
- Sutradara: Tri Fatmawati S.Pd.
- Editor: Adi Tia Permadi S.Pd.
- Kameramen: Nurika Lutfiah Amd. Li, S.Pd.
Selama proses produksi, para pemeran cilik belajar bukan hanya seni akting dan membaca naskah, tetapi juga internalisasi karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Bahkan, ada momen ketika salah satu pemeran menangis haru karena menyadari betapa besar pahala dari membantu teman yang sedang kesulitan belajar, sehingga momen itu pun dimasukkan ke dalam film dan menjadi salah satu adegan paling menyentuh.
Guru pendamping menyampaikan bahwa proses produksi film ini membuat mereka lebih memahami bagaimana dakwah dapat masuk ke dunia anak tanpa menggurui—melalui permainan, persahabatan, dan cerita penuh cinta.
Sambutan Penuh Kebanggaan dan Harapan
Pihak sekolah menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan setinggi-tingginya atas prestasi ini. Film bukan semata hiburan, tetapi sarana menyemai karakter Islami.
“Anak-anak sekarang hidup di tengah dunia digital. Maka dakwah pun harus hadir dengan bahasa zaman mereka. Film adalah pintu yang sangat efektif untuk menyampaikan nilai,” ungkap pihak sekolah dalam kesempatan wawancara seusai pengumuman penghargaan.
Prestasi ini juga menjadi pemantik semangat siswa lain untuk ikut berkarya. Banyak siswa yang mengaku ingin belajar editing, sinematografi, dan penulisan naskah setelah menonton film tersebut. Artinya, karya ini memiliki dampak panjang bukan hanya piala.
Melangkah Lebih Jauh: Dakwah Kreatif Menuju Generasi Pencerah
Raihan Special Award 2 ini menegaskan bahwa SD Muhammadiyah 2 Pendil bukan hanya mencetak siswa cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif, percaya diri, dan berkarakter Islami.
Me-Confest 2025 menjadi saksi bahwa dakwah di era modern mampu menjelma dalam bentuk artistik dan menyentuh jiwa.
Harapannya, film Jejak Sang Pencerah Cilik dapat terus diputar di sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya agar nilai keteladanan anak-anak dalam film ini menjadi inspirasi bagi generasi muda seluruh Jawa Timur dan bahkan Indonesia.





0 Tanggapan
Empty Comments