Semangat kompetisi yang membara di ajang Muhammadiyah National Conference and Festival on Education, Sport, and Arts (ME-Confest 2025) resmi berakhir pada Minggu (30/11/2025).
Bagi keluarga besar SD Al Kautsar, Kota Pasuruan, gelaran akbar yang mempertemukan 4.655 peserta dari seluruh sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Jawa Timur ini menjadi panggung pembuktian talenta luar biasa anak didiknya.
Kontingen sekolah sukses memborong sejumlah gelar juara. Hal ini menegaskan posisi sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mengedepankan aspek akademik, tetapi juga non-akademik secara seimbang.
Perhelatan ME-Confest 2025 sendiri merupakan puncak dari upaya pembinaan bakat yang dilakukan oleh Amal Usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan dasar dan menengah.
Ribuan siswa berkompetisi dalam berbagai cabang, mulai dari olahraga fisik, seni pertunjukan, hingga inovasi digital.
Di tengah persaingan ketat tersebut, SD Al Kautsar berhasil menonjol, terutama dalam cabang olahraga panahan yang menjadi lumbung medali utama mereka.
Panahan: Episentrum Kejayaan SD Al Kautsar
Cabang panahan menjadi sektor paling bersinar bagi SD Al Kautsar. Konsistensi latihan dan strategi pembinaan yang matang terbukti membuahkan hasil manis.
Mereka berhasil menciptakan dominasi mutlak di lapangan panahan.
Di kategori putri, atlet-atlet cilik SD Al Kautsar menunjukkan ketenangan luar biasa, berhasil menyabet Juara 1, Juara 3, dan bahkan membawa pulang Special Award ke-5 (peringkat 8).
Raihan ini menunjukkan kedalaman skuad putri mereka.
Tidak mau kalah, tim putra juga unjuk gigi dengan performa impresif, mengamankan posisi Juara 1 dan Special Award ke-6 (peringkat 9).
Kemenangan ganda di kategori putra dan putri ini menjadi bukti nyata bahwa panahan telah menjadi salah satu keunggulan kompetitif SD Al Kautsar.
Prestasi ini sekaligus menjawab tantangan dalam mencetak bibit-bibit atlet panahan berprestasi sejak dini.
Harmoni Prestasi: Seni, Budaya, dan Olahraga Lainnya
Keunggulan SD Al Kautsar tidak berhenti di panahan. Sekolah ini membuktikan diri sebagai tempat persemaian bakat yang holistik dengan meraih penghargaan di berbagai cabang lain, menunjukkan keragaman potensi siswa-siswinya.
Di ranah seni dan kreativitas, tim band SD Al Kautsar berhasil menempati Special Award ke-2 (Juara 5).
Sementara itu, bakat sinematografi mereka diapresiasi melalui Special Award ke-1 (Juara 4) dalam Lomba Film Pendek.
Paduan suara sekolah turut menyumbangkan kebanggaan dengan meraih Special Award ke-4 (Juara 7), memancarkan harmoni suara yang memukau dewan juri.
Dalam aspek bela diri, tradisi kuat Muhammadiyah, Tapak Suci, juga dipertahankan dengan gemilang.
Tim Tapak Suci SD Al Kautsar berhasil meraih Special Award ke-1 (Juara 4), menunjukkan kedisiplinan dan semangat juang yang tinggi.
Rangkaian prestasi ini menggarisbawahi visi sekolah untuk mengembangkan potensi siswa secara seimbang, tidak hanya terpaku pada angka di rapor, tetapi juga pada keterampilan hidup, seni, dan kedisiplinan fisik.
Apresiasi dan Motivasi dari Puncak Pimpinan Sekolah
Menyikapi gelombang prestasi yang mengharumkan nama sekolah, Kepala SD Al Kautsar, Mustakin, S.Pd.I., S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya yang mendalam.
Beliau melihat capaian ini sebagai hasil dari sebuah ekosistem pendidikan yang solid.
“Alhamdulillah, anak-anak telah berjuang dengan penuh semangat dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Prestasi ini adalah hasil kerja keras siswa, guru pembina, serta dukungan orang tua. Kami sangat bangga atas dedikasi mereka,” ujar Mustakin penuh haru.
Beliau juga menekankan bahwa kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan yang lebih panjang.
Ada harapan besar yang diemban oleh para juara muda ini untuk masa depan.
“Semoga pencapaian ini menjadi penyemangat untuk terus berlatih, berprestasi, dan menjaga nama baik sekolah serta persyarikatan Muhammadiyah. Teruslah menjadi generasi yang berkarakter, kreatif, dan berdaya saing,” tambahnya, memberikan suntikan motivasi bagi seluruh civitas akademika SD Al Kautsar.
Dengan berakhirnya ME-Confest 2025, SD Al Kautsar menutup lembaran kompetisi tahun ini dengan tinta emas.
Kisah sukses mereka di Sidoarjo akan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya, sekaligus menegaskan komitmen mereka dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul di berbagai bidang.***


0 Tanggapan
Empty Comments