Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Melalui Srawung Kader, IMM Kaizen Kembangkan Gagasan dan Etika Kader

Iklan Landscape Smamda
Melalui Srawung Kader, IMM Kaizen Kembangkan Gagasan dan Etika Kader
Mengabadikan momen hangat keluarga IMM Kaizen, Usai bertukar ide dan membedah logika (Nobel Danial/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kaizen Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menyelenggarakan kegiatan Srawung Kader pada Kamis (26/02/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Teknik Lantai 2 Universitas Muhammadiyah Surabaya dan diikuti oleh 20 kader baru serta 17 pengurus IMM Kaizen.

Srawung Kader merupakan program Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari Darul Arqom Dasar (DAD) Vol. 2 yang sebelumnya telah dilaksanakan pada Senin (19/01/2026). Program ini merupakan kolaborasi antara Bidang Kader dan Bidang RPK (Riset, Pengembangan, dan Keilmuan).

Dalam kegiatan ini, para kader baru mempresentasikan karya esai hasil diskusi kelompok kepada kader baru lainnya dan pengurus IMM Kaizen.

Program tersebut bertujuan untuk mendorong penguatan intelektualitas kader serta melatih kemampuan berpikir kritis dalam menanggapi presentasi dan menjawab pertanyaan dari audiens. Setiap pelaksanaan Srawung Kader menghadirkan dua kelompok yang bertugas mempresentasikan hasil esai yang telah didiskusikan dengan sudut pandang yang berbeda.

Pada kegiatan kali ini, kelompok ketiga mengangkat tema “Membangun Karakter Kader Berkemajuan Melalui Kegiatan DAD (Darul Arqom Dasar)”. Sementara itu, kelompok keempat mengangkat tema “Menjadi Kader yang Mendalam dan Berkemajuan; Penggabungan dan Etika Menuju Keaslian Pribadi”.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Kelompok ketiga memaparkan pentingnya Darul Arqom Dasar dalam pembentukan karakter kader agar memiliki integritas serta kemampuan berpikir kritis. Melalui pembinaan tersebut, kader diharapkan mampu memahami nilai-nilai keislaman dan keorganisasian serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dasar tersebut, kader dapat berperan dalam organisasi maupun masyarakat.

Sementara itu, kelompok keempat menjelaskan urgensi menjadi kader yang autentik dengan memadukan intelektualitas dan moralitas. Mereka menyampaikan bahwa kecerdasan tanpa nilai dapat berdampak negatif, sedangkan moralitas tanpa pengetahuan akan sulit menghadapi tantangan kehidupan.

Kegiatan Srawung Kader ini dilaksanakan sebagai bagian dari tindak lanjut pasca-DAD dan menjadi ruang diskusi bagi kader baru untuk mengembangkan gagasan. Melalui forum ini, IMM Kaizen berupaya menjadikan ruang diskusi bagi kader untuk mengembangkan gagasan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu