
PWMU.CO- Berbahan dasar spidol, cat timbul, dan cat kayu, siswa SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik menuangkan imajinasi lukisan di atas telenan. Mulai bergambar pemandangan alam, poster tentang kebersamaan, desain batik, binatang, dan juga tumbuhan.
Reikiani Pasha dan Andia Nafila misalnya. Siswa yang duduk di kelas VII ini menuangkan ide kreatifnya mengangkat pesan indahnya kebersamaan melalui objek awan, bulan, laut, tower, dan orang. Visualisasi kelima objek ini untuk menyuarakan tentang kebersamaan.
”Kami memadukan lima objek yang mampu menggambarkan tentang kebersamaan. Mulai dari awan, bulan, laut, tower, dan orang. Objek ini memiliki pesan tentang menjaga kebersamaan yang sekarang lagi berkurang di negara kita,” ungkap Reikiani sambil menunjukan lukisannya, Rabu (4/4/2018).
Baca Juga: Pahami Infak Bukan Sisa Uang Saku, Siswa SMPM 12 GKB Kumpulkan Rp 19 Juta Per Bulan
Hal senada juga diutarakan rekan setimnya. Siswa yang sudah memiliki hobi melukis sejak duduk di bangku kelas IV ini mengatakan, ide membuat pesan kebersamaan ini muncul ketika melihat berita di televisi dan membaca di koran tentang pentingnya kebersamaan dalam bermasyarakat. ”Melalui ide ini kami memunculkan objek lima orang yang ada di bagian bawah sebagai simbol kerukunan,” tuturnya.
Lain lagi dengan Fikri Zain dan Fauzil Adhim. Kedua cowok ini memiliki tema alam dengan memunculkan visualisasi pohon dan burung yang sedang terbang di langit. Gambar yang banyak menggunakan warna hitam, merah, dan putih ini menyampaikan pesan tentang keharmonian alam yang harus dijaga.
”Kita harus bisa menjaga alam seperti kita menjaga diri kita sendiri,” ungkap Fikri Zain pendek. ”Pesan inilah yang ingin kami sampaikan supaya kita semua benar-benar memiliki karakter menjaga lingkungan,” ujarnya.
Gambar yang sedikit berbeda coba dimunculkan oleh Reinahsa Talitha Rajwa dan Lidia Safira Adila. Kedua siswa ini menampilkan sosok binatang flamingo dalam telenannya. Dengan dasar warna biru muda, flamingo berdampingan dengan tumbuhan.
”Sosok flamingo dan tumbuhan,” kata Lidia Safira Adila. ”Binatang yang berada di sungai dan juga terdapat tumbuhan merambat,” tambahnya.
Selain tema kebersamaan, alam, binatang, ada juga lukisan sedikit unik. Lukisan karya Chelsea Amayla dan Rosa Nailah FP ini ingin menonjolkan figuratif awan dan langit. Gambar bunga, awan, dan langit yang dikombinasi beberapa warna merah muda sangat menarik.
”Lukisan kami memadukan gambar awan, langit, dan juga tumbuhan bunga. Pesan yang ingin kami sampaikan adalah keindahan alam Indonesia,” paparnya.
Kegiatan pembelajaran membuat lukisan di atas telenan ini merupakan hal pertama bagi anak-anak SMP. Biasanya mereka lebih banyak menggunakan bahan dasar kertas atau kanvas dalam melukis objek lukisannya.
”Kita coba berinovasi menggunakan telenan sebagai media anak untuk menuangkan lukisan,” ungkap Ustadz Muhammad Dili Setiawan SPd, guru seni. ”Mereka diberikan kebebasan dalam menuangkan ide dan kreativitasnya. Tema bebas, yang penting ada keberanian dalam memvisualkan objek dengan paduan warna yang bagus,” tambahnya.
Dili mengatakan, lukisan karya siswa kelas VII ini akan dipamerkan pertengahan bulan ini. Model pamerannya dibuat unik tidak seperti biasa. Kalau yang umum, lukisan dipajang di ruangan lalu pengunjung mendatangi dan melihat dari dekat lukisannya. Pameran nanti dibawa berjalan oleh siswa yang membuat. Mereka berjalan di kantin, teras kelas, kantor guru, kelas, lalu ke halaman usai pulang sekolah.
Pameran ini, selain mengapresiasi karya siswa yang telah berkreasi, juga mampu membangkitkan percaya diri dan juga motivasi untuk terus berkarya. Siswa, guru, bahkan orang tua bisa langsung melihat karya seni berupa lukisan. Uniknya lagi adalah siswa bisa mempresentasikan isi pesan yang terkandung di balik lukisannya.
”Kami mengapresiasi dan juga ingin mengajarkan karakter percaya diri, semoga mereka bisa berkarya lebih baik lagi,” ungkap Ustadzah Anis Shofatun SSi MPd, Waka Kurikulum. (Ichwan Arif)





0 Tanggapan
Empty Comments