Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Membina Gen Z, Prof Biyanto: Orang Tua Harus Terus Belajar

Iklan Landscape Smamda
Membina Gen Z, Prof Biyanto: Orang Tua Harus Terus Belajar
Staff Ahli Mendikdasmen, Prof. Dr. Biyanto, M.Ag. dalam kajian penguatan ideologi keummatan. Samsul Hidayat/PWMU.CO
pwmu.co -

Orang tua perlu meningkatkan keilmuan dan wawasan dalam membersamai sekaligus membina putra-putrinya. Pesan itu disampaikan Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Regulasi dan Hubungan Antarlembaga, Prof. Dr. Biyanto, M.A., saat menjadi narasumber penguatan ideologi keummatan dalam Kajian Ahad Pagi Panti Asuhan Muhammadiyah Magetan, Ahad (7/12/2025).

Di hadapan ribuan jamaah, pria asli Lamongan itu menekankan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak.

“Allah SWT mengingatkan bahwa kita semua pada prinsipnya berperan sebagai mu’allim (guru). Minimal menjadi guru bagi diri sendiri dan keluarga,” ujarnya.

Untuk itu, lanjutnya, orang tua harus terus belajar karena perubahan era berkembang sangat cepat. “Kita dituntut terus belajar untuk mengimbangi anak-anak kita dalam pergaulan global. Terlebih lagi anak-anak kita digolongkan sebagai Gen Z,” pesan Guru Besar Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya itu.

“Berbeda dengan kita, yang bisa jadi tergolong generasi genset, hanya untuk sumber arus listrik,” tambahnya yang disambut tawa ringan para jamaah.

Biyanto menyampaikan keprihatinannya terhadap kualitas generasi saat ini, terutama dalam aspek mental sosial. Menurutnya, anak-anak sekarang tumbuh sebagai generasi yang sangat berbeda dari orang tuanya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Mereka bisa disebut generasi stroberi. Di luar tampak indah dan menyenangkan, tetapi rapuh. Jika jatuh, mudah pecah dan tercerai-berai,” lanjutnya.

Melihat kondisi tersebut, Biyanto menegaskan perlunya kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Orang tua harus menjadi mu’allim untuk anak-anaknya dan menjadi kebanggaan keluarga.

“Anak-anak kita saat ini jarang bergerak. Mereka lebih nyaman di kamar, berkomunikasi dengan temannya lewat jalur udara. Kurang beraktivitas fisik. Akibatnya, fisiknya lemah dan mentalnya tidak stabil, rapuh, mudah tidak nyaman,” pesannya panjang lebar.

Kajian penguatan ideologi ini dihadiri jajaran pimpinan daerah dan cabang Muhammadiyah serta Aisyiyah, para pengurus ortom tingkat daerah–cabang, dan kader simpatisan Muhammadiyah.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡