Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Menata Kelas Masa Depan: SMP Mudipat Porong Perkuat Literasi dan Numerasi Kontekstual Guru

Iklan Landscape Smamda
Menata Kelas Masa Depan: SMP Mudipat Porong Perkuat Literasi dan Numerasi Kontekstual Guru
Guru dan karyawan SMP Mudipat Porong saat mengerjakan tugas kelompok dari Bapak Karyadi dalam School Workshop pada Selasa-Rabu (23-24/12/2025). (Rozaq Akbar/PWMU.CO).
pwmu.co -

Di tengah sejuknya udara pegunungan Prigen Pasuruan, para guru SMP Muhammadiyah 4 Boarding School (Mudipat) Porong mengikuti agenda School Workshop.

Workshop bertajuk penguatan literasi, numerasi, dan pembelajaran kontekstual itu berlangsung pada Selasa–Rabu (23–24/12/2025).

Kegiatan ini menjadi ikhtiar sekolah dalam menyiapkan kelas masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bermakna dan membumi.

Lebih lanjut, Workshop ini menghadirkan pemateri Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Karyadi SPd MPd.

Pada kesempatan ini, ia membedah konsep Pembelajaran Mendalam sebagaimana kebijakan terbaru Kemdikdasmen 2025.

Guru berkesempatan untuk memahami bahwa literasi dan numerasi bukan sekadar target asesmen. Tetapi kemampuan hidup yang harus hadir dalam pengalaman belajar sehari-hari santri.

Dari Teks ke Kehidupan Nyata

Dalam pemaparannya, Karyadi menekankan bahwa pembelajaran mendalam memiliki tiga ciri utama: berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful).

Literasi tidak berhenti pada membaca teks, tetapi menafsirkan, mengintegrasikan, hingga merefleksikan makna. Sementara numerasi tidak sekadar hitung-menghitung, melainkan kemampuan bernalar dan mengambil keputusan dalam konteks nyata.

“Literasi dan numerasi harus hadir dalam kehidupan siswa: dari membaca cerita, berdiskusi isu sosial, hingga mengelola uang saku, mengukur lingkungan, dan menganalisis data sederhana” jelasnya.

Guru-guru Mudipat diajak menyusun pembelajaran kontekstual melalui aktivitas interaktif. Seperti membaca bergiliran, merangkum ide utama, membuat mind mapping, hingga menulis opini.

Kemudian ada juga praktik numerasi lewat survei kelas, denah sekolah, pengelolaan uang saku, dan analisis jajanan kantin.

UM SURABAYA

Iklan Landscape UM SURABAYA

Kelas yang Relevan dan Menggembirakan

Workshop ini juga menegaskan pentingnya keterkaitan antara pengalaman belajar dengan level kognitif AKM/TKA, baik literasi maupun numerasi.

Guru tidak lagi sekadar menuntaskan materi, tetapi merancang proses belajar yang mengajak siswa memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan pengetahuan.

Kepala SMP Mudipat Boarding School Porong, Rozaq Akbar SFilI MPd menegaskan bahwa pembelajaran kontekstual adalah bagian dari visi sekolah dalam membentuk santri yang berpikir kritis dan sadar makna.

Menurut Rozaq, literasi dan numerasi yang kontekstual membuat pelajaran lebih hidup, dekat dengan realitas santri, dan membangun daya nalar yang berkelanjutan.

Investasi Mutu Pendidikan

Agenda peningkatan kapasitas guru ini menjadi bagian dari komitmen SMP Mudipat Porong sebagai salah satu pesantren favorit di Sidoarjo yang terus berbenah.

Dengan penguatan literasi dan numerasi, sekolah berharap mampu menciptakan ekosistem belajar yang kolaboratif, relevan dengan zaman, dan tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.

Workshop di Prigen tidak hanya memperkaya wawasan pedagogik guru, tetapi juga menyegarkan semangat mengajar. Para pendidik pulang dengan bekal strategi pembelajaran yang aplikatif, siap diterapkan di kelas-kelas Mudipat.

Dengan langkah ini, SMP Muhammadiyah 4 Boarding School Porong menegaskan bahwa kelas masa depan bukan hanya soal capaian angka.

Tetapi tentang menghadirkan pembelajaran yang sadar, bermakna, dan menggembirakan—mempersiapkan santri menjadi generasi beriman, bernalar, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu