Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mendidik dengan Hati: SD Sakri Gelar Workshop Pendidikan Inklusif bersama Ayahanda Muflich

Iklan Landscape Smamda
Mendidik dengan Hati: SD Sakri Gelar Workshop Pendidikan Inklusif bersama Ayahanda Muflich
Drs. Muflich Hasyim saat memaparkan materi inklusif kepada guru-guru SD Muhammadiyah 1 Krian, Sabtu (23/08/2025). (Yanuarti Pangestuningtyas/PWMU.CO).
pwmu.co -

PWMU.CO – SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) sukses menggelar Workshop bertajuk “Peningkatan kompetensi guru dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif”.

Kegiatan ini teramaikan oleh kepala sekolah dan seluruh guru SD Sakri yang dengan antusias menyerap materi yang tersampaikan oleh narasumber.

Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang inklisif dan adil bagi seluruh siswa, termasuk siswa dengan kebutuhan khusus.

Mengenal Narasumber

Acara berlangsung sejak pukul 10.20 WIB dengan narasumber Drs. Muflich Hasyim MPd. Ia merupakan anggota Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo.

Pak Muflich, sapaan akrabnya, merupakan motivator dengan segudang  pengalaman dalam bidang pendidikan inklusif.

tercatat, ia pernah meraih penghargaan nasional Inclusive Educational Award 2014. Hal ini menjadikannya sosok yang tepat untuk memberikan pembekalan kepada para guru SD Sakri.

Pak Muflich dengan ciri khasnya membuat suasana menjadi ceria dan dipenuhi dengan tawa peserta, mengawali paparannya dengan menampilkan video dari putri Ariani, seorang disabilitas netra.

“Setelah melihat video tadi, kita bisa melihat seorang gadis dengan disabilitas netra mampu mewujudkan impiannya dan berhasil mendapatkan penghargaan atas partisipasinya dalam America’s Got Talent tahun 2023“ ujarnya.

“Dalam ajang bergensi itu, ia berhasil masuk final tanpa melalui tahap seleksi berikutnya. Jadi hanya melalui satu kali tahap seleksi dan lansung masuk final” jelasnya.

Muflich menjelaskan bahwa Putri Ariani adalah sedikit contoh dari pengorbanan orang-orang terdekat yang memperjuangkan mereka, yaitu orang  tuanya. Mereka meyakini bahwa semua yang Allah berikan adalah anugerah.

“Setiap anak terlahir dengan keistimewaan masing-masing, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Jika mereka dididik dengan baik sesuai dengan potensinya, maka akan menghasilkan kemampuan yang luar biasa” imbuhnya.

Sementara itu, Endang Ngapiani yang juga merupakan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehata (PJOK) menyampaikan pendapatnya tentang video Putri Ariani. Menurutnya, hal tersebut patut menjadi inspirasi.

“Bahwa ketidaksempurnaan bukanlah mejadi penghalang bagi seseorang untuk sukses dan meraih apa yang diimpikan” tuturnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu