
Ustadz Baidowi dan santriwati SPEAM saat mengikuti praktik membuat bakso jelang berbuka puasa, Senin (10/03/2025). (Dadang Prabowo/PWMU.CO).
PWMU.CO – Santriwati Sekolah Pesantren Entrepreneur Al-Maun Muhammadiyah (SPEAM) kota Pasuruan mengikuti pelatihan dan praktik membuat bakso jelang waktu berbuka puasa, Senin (10/03/2025).
Hadir sebagai tutor pembuatan bakso, H Muhammad Baidowi, MPd, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Pasuruan.
Sehari sebelumnya, ustadz Baidowi mempersiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat bakso. Mulai dari penggilingan daging dan bumbu membuat kuah.
Cara Membuat Bakso Lezat
Ketua Majelis Dikdasmen PDM kota Pasuruan (2015-2022) tersebut menyampaikan bahwa untuk menghasilkan pentol bakso yang bagus daging harus terpisah dari lemaknya.
Selanjutnya daging tersebut terbawa ke penggilingan daging untuk dibuat adonan. Di tempat penggilingan tersebut daging akan tercampur dengan bahan lainnya seperti kanji, telur dan bawang goreng serta beberapa bumbu lainnya.
Setelah itu adonan dibentuk bulatan dengan menggunakan sendok. Sedangkan untuk kuahnya, ustadz Baidowi menuturkan untuk menyiapkan bawang membutuhkan bawang merah dan putih kemudian ditumis dan dicampur ke air yang sudah disiapkan.
Di sela-sela praktik membuat bakso, ustadz Baidowi juga memberikan nasihat dan pesan kepada para santriwati SPEAM. Di antara pesannya adalah santriwati harus memiliki jiwa dan keterampilan entrepeneur yang kuat.
“Jadi santriwati dan calon Bu nyai harus punya (jiwa) entrepeneur yang kuat. Harus pintar masak dan (menangani) urusan dapur” tuturnya.
Ustadz Baidowi juga memotivasi supaya para santri terus belajar dan banyak membaca Al-Quran, terutama di bulan Ramadan.
“Tirulah kakak-kakak kelas kalian yang terdahulu, salah satunya Jihan (Arum Jihan). Setelah dari SPEAM bisa meneruskan belajar ke Al-Azhar Mesir” ujarnya.
Menjelang pukul 17.00 WIB, praktik membuat bakso telah usai. Para santriwati menuju masjid untuk menyimak kajian menjelang berbuka puasa yang tersampaikan oleh pemateri yang sama: Ustadz Baidowi.
Waktu magrib tiba, para santriwati menuju tempat berbuka untuk menyantap menu takjil. Setelah melaksanakan sholat Maghrib berjamaah, para santriwati menuju tempat makan. Menu buka kali ini adalah bakso hasil praktik mereka sore ini.
Penulis Dadang Prabowo, Editor Danar Trivasya Fikri





0 Tanggapan
Empty Comments