Upaya peningkatan kualitas gizi anak sejak usia dini terus menjadi perhatian di berbagai lapisan masyarakat. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan pendampingan pembuatan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) berbasis bahan lokal tradisional yang dilaksanakan bersama anggota Naisyatul ‘Aisyiyah Gubeng. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi sekaligus keterampilan praktis dalam pemenuhan gizi anak.
Permasalahan gizi anak, khususnya pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), masih menjadi tantangan yang cukup serius. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah rendahnya literasi gizi masyarakat, terutama dalam hal pemilihan bahan pangan dan pengolahan MP-ASI yang sesuai dengan kebutuhan bayi.
Padahal, bahan pangan lokal tradisional yang tersedia di lingkungan sekitar memiliki potensi besar sebagai sumber gizi yang berkualitas, terjangkau, dan mudah diolah.
Praktik Pembuatan MP-ASI
Melalui kegiatan pendampingan ini, peserta tidak hanya mendapatkan edukasi mengenai prinsip pemberian MP-ASI yang tepat, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan MP-ASI menggunakan bahan lokal. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena memberikan pengalaman langsung kepada peserta, sehingga materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong peran aktif perempuan, khususnya anggota Naisyatul ‘Aisyiyah, dalam menjaga kesehatan keluarga. Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu menyusun menu MP-ASI yang sehat, bergizi, dan sesuai dengan kebutuhan anak tanpa harus bergantung pada produk instan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, baik dalam sesi penyampaian materi maupun praktik langsung. Para peserta mengaku mendapatkan wawasan baru terkait pemanfaatan bahan pangan lokal yang selama ini belum dimaksimalkan dalam penyusunan menu MP-ASI.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan, tidak hanya bagi peserta yang terlibat, tetapi juga bagi lingkungan sekitar melalui penyebaran informasi dan praktik baik dalam pemberian MP-ASI yang tepat.
Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didukung melalui Pendanaan dan Pelaksanaan Hibah Riset Nasional Muhammadiyah Batch IX Tahun 2025, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pada aspek gizi anak. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments