Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mengejutkan di Ikhtibar-Imtihan 2025: Siswa Kelas 2 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Tembus Golden Ticket

Iklan Landscape Smamda
Mengejutkan di Ikhtibar-Imtihan 2025: Siswa Kelas 2 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Tembus Golden Ticket
Ikhtibar-Imtihan 2025 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ikhtibar–Imtihan 2025 bukan sekadar ujian hafalan dan bacaan al-Quran. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan perjalanan spiritual yang membawa para siswa semakin dekat dengan Kalamullah.

Pada Sabtu (22/11/2025), halaman dan ruang-ruang kelas SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro berubah menjadi arena penuh harapan, tempat para siswa menapaki langkah-langkah kecil menuju prestasi Qurani yang lebih tinggi.

Sejak pagi, para peserta tampak datang dengan wajah yang penuh semangat. Masing-masing membawa mushaf rasm utsmani, menyiapkan hati, dan memastikan adab mereka tetap terjaga.

Suasana yang teduh terasa saat lantunan murojaah terdengar lirih dari sudut-sudut sekolah. Para guru pendamping mengarahkan peserta dengan penuh kelembutan.

Tahun ini, sebanyak 60 siswa dari kelas 2, 4, 5, dan 6 berpartisipasi dalam kegiatan Ikhtibar dan Imtihan. Mereka terdiri atas 22 siswa yang mengikuti keduanya, 31 siswa yang fokus pada Ikhtibar, serta 7 siswa yang mengikuti Imtihan.

Setiap peserta melalui proses pembinaan yang panjang, disiplin, dan penuh keistiqamahan sebelum mencapai tahap ini.

Di antara para peserta, beberapa siswa menunjukkan kemampuan yang sangat baik. Siswa kelas 2 yang telah menempuh Ikhtibar Juz 1 mencerminkan kerja keras yang tidak biasa untuk usianya.

Begitu pula siswa kelas 5 yang berhasil menyelesaikan Juz 2 menjadi bukti bahwa tekad dan kesungguhan mampu membawa mereka melampaui batas.

Demi terjaganya mutu penilaian, sekolah menghadirkan enam penguji dari Tim Tajdied Center Surabaya. Dengan ketelitian tinggi, para penguji menilai bacaan dan hafalan siswa dari aspek kelancaran, ketepatan tajwid, fashohah, irama, hingga adab.

Sebuah pendekatan yang menilai bukan hanya apa yang dihafalkan, tetapi juga bagaimana al-Quran dihayati.

Salah satu penguji, Ustadzah Febri, menyampaikan kesan mendalam terhadap kemampuan siswa.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Saya sangat puas dengan hasil anak-anak. Semoga hasil seperti ini dapat dipertahankan, dan semoga ke depannya semakin baik lagi,” ujarnya.

Penilaian tersebut memberi energi positif bagi seluruh peserta maupun tim pengajar BTQ. Ketua pelaksana, Ustadzah Tiara Maharani Putri, S.Pd., menjelaskan bahwa perjalanan menuju Ikhtibar tidaklah sederhana.

“Proses menuju Ikhtibar bukan hal yang mudah. Anak-anak harus menunjukkan kesungguhan dan kesiapan penuh sebelum mendapatkan golden ticket,” jelasnya.

Menurutnya, seleksi awal melalui ujian sekali duduk menjadi titik penting untuk memastikan bahwa setiap peserta benar-benar siap. Ia juga menegaskan bahwa hafalan yang baik harus sejalan dengan adab, tajwid, dan irama yang sesuai.

“Pembinaan Al-Qur’an harus menyentuh hati, bukan sekadar lisan,” tambahnya.

Ikhtibar–Imtihan 2025 bukan sekadar ajang evaluasi, melainkan momentum untuk menumbuhkan kecintaan dan kedekatan siswa terhadap al-Quran.

Setiap ayat yang mereka bacakan adalah doa, setiap hafalan yang mereka jaga adalah cahaya, dan setiap usaha yang mereka lakukan merupakan investasi menuju keberkahan dunia dan akhirat.

Harapannya, kegiatan ini menjadi pijakan kuat bagi lahirnya generasi Qurani yang mencintai, memahami, dan mengamalkan ajaran al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡