Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mengenal Pola “PINTAR” untuk Tetap Bugar Selama Ramadan

Iklan Landscape Smamda
Mengenal Pola “PINTAR” untuk Tetap Bugar Selama Ramadan
Siswa-siswi SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo saat mengikuti Ramadhan Vibes & Virtue pada Selasa (24/02/2026). (Novi Ardiyanti/PWMU.CO).
pwmu.co -

Memasuki bulan Ramadan, menjaga kondisi tubuh agar tetap prima saat menjalankan ibadah puasa adalah kunci agar ibadah berjalan lancar dan produktif. Meski pola makan dan tidur berubah, kita tetap bisa menjaga stamina agar tetap sehat dan bugar.

SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo sesudah sholat dhuha mengadakan kegiatan Ramadhan Vibes & Virtue dengan tema “Tetap Bugar Selama Ramadan, Yuk Terapkan Pola “PINTAR”.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (24/02/2026) di lantai dasar Masjid At Taqwa Sumberrejo.

Setelah anak-anak selesai sholat dhuha dan berdoa, mereka tetap berada di masjid karena jam pertama pelajaran 07.15-07.45 WIB akan terisi dengan kegiatan Ramadhan Vibes dan Virtue.

Kegiatan terbuka oleh Kepala SD Muhammadiyah 3 ICP Sumberrejo Muryanti SPd. Kemudian berlanjut materi oleh Awalia Rahma Pratiwi SKep. Tema yang diambil pada hari ini adalah Menjaga Kesehatan di Bulan Ramadan.

Tiwi menyampaikan, memasuki bulan suci Ramadhan, perubahan pola makan dan tidur seringkali menjadi tantangan bagi kondisi fisik. Tanpa strategi yang tepat, tubuh mudah merasa lemas, dehidrasi, hingga menurunnya produktivitas.

“Namun, puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan. Para ahli kesehatan menekankan bahwa dengan “Trik PINTAR” ibadah puasa justru bisa menjadi momentum detoksifikasi yang optimal bagi tubuh” ungkap Tiwi.

Mengenal Trik PINTAR

Lalu, apa sajakah trik pintar itu? Berikut adalah panduannya:

P – Perbanyak Minum Air

Tubuh manusia ibarat tanaman, jika tidak disiram maka akan jadi layu. Untuk itu pastikan asupan cairan pada tubuh kita tetap terjaga dengan pola 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur). Hindari terlalu banyak kafein (teh, cofee) agar tubuh tidak cepat dehidrasi.

I – Ikan dan Sayur

Pilihlah menu sahur dan buka yang kaya nutrisi. Ikan mengandung protein tinggi dan omega-3, sementara sayuran memberikan serat agar pencernaan tetap lancar dan kenyang lebih lama.

Protein dapat diperoleh dari ikan lele, tempe, tahu, telur, daging dan lain-lain. Sementara sayur hijau seperti sawi, bayam, kangkung sangat bagus untuk pencernaan karena tinggi serat.

N – Nyemil Buah

Ramadan identik dengan takjil bernuansa gorengan. Ganti camilan gorengan atau yang terlalu manis dengan buah-buahan segar. Buah mengandung vitamin dan air yang membantu mengembalikan energi tubuh secara alami.

Tubuh kita butuh gula alami dan itu bisa diperoleh dari buah-buahan seperti kurma, melon, pisang dan sebagainya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Berikut hadist diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu′anhu mengenai kebiasaan Rasulullah SAW berbuka dengan kurma:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَمَرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

Artinya: Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan ruthab (kurma basah) sebelum menunaikan salat. Jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada tamr, beliau meminum beberapa teguk air”. (HR. Abu Daud no. 2356 dan Tirmidzi no. 696). 

T – Tidur Cukup

Jangan begadang! Meskipun harus bangun lebih awal untuk sahur, pastikan total waktu tidur dalam sehari tetap terpenuhi agar konsentrasi tidak menurun di siang hari.

A – Aktif Bergerak

Puasa bukan alasan untuk malas-malasan. Lakukan olahraga ringan seperti jalan santai atau peregangan di sore hari menjelang berbuka untuk menjaga sirkulasi darah tetap lancar.

R – Rajin Cuci Tangan

Menjaga kebersihan adalah bagian dari iman dan kesehatan. Rajin mencuci tangan dengan sabun, terutama sebelum mengolah makanan berbuka dan setelah beraktivitas, dapat mencegah masuknya kuman penyakit.

Rasulullah SAW bersabda:

“Keberkahan makanan adalah dengan berwudu (mencuci tangan) sebelum makan dan mencuci tangan setelahnya.”(HR. Tirmidzi)

Dalam perspektif medis yang selaras dengan hadist-hadist di atas, mencuci tangan adalah cara paling efektif untuk:

  1. Mencegah Diare: Memutus rantai kuman fekal-oral.
  2. Menghindari Infeksi Saluran Pernapasan: Mencegah virus masuk melalui mata, hidung, atau mulut.
  3. Menjaga Higienitas Makanan: Memastikan apa yang kita konsumsi tetap steril.

“Sehat itu investasi, puasa itu keberkahan. Dengan pola PINTAR, ibadah makin lancar, tubuh tetap segar!”

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu