Sebanyak 96 siswa SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Jawa Timur mengikuti kegiatan Outbound yang diselenggarakan di Bumi Aji Kota Batu, Jumat- Sabtu (31/10-1/11/2025). Kegiatan yang bertemakan Learning with Characters: Responsibility and Discipline as to Key to Success.
Outbound ini diharapkan siswa jenjang kelas V bisa berlatih menumbuhkan rasa bertanggung jawab dan disiplin, mengembangkan kerjasama dan komunikasi, menumbuhkan jiwa sosial dan empati, dan meningkatkan semangat kebersamaan antara guru dan siswa.
Sebelum Outbound dilaksanakan seluruh siswa kelas V diharuskan untuk menyetorkan target hafalannya, yaitu 1 surah, 2 doa, dan 3 hadits. Tidak hanya Outbound saja, sebagai serangkaian kegiatan tersebut ada pula berbagi. Kali ini berbagi akan disalurkan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) ’Aisyiyah Bumi Aji, Kota Batu.
Penyerahan donasi kepada LKSA ‘Aisyiyah Bumi Aji Kota Batu dilaksanakan pada Jumat malam (31/10/2025) pukul 19.00. Penyerahan diwakili oleh Kepala SDMM, Athiq Amiliyah SPd kepada Teguh Wijayanto sebagai Pengurus Panti Asuhan LKSA ‘Aisyiyah Bumi Aji Kota Batu.
Total donasi yang diserahkan sebanyak Rp 26 juta, dalam bentuk uang tunai dan beberapa bahan makanan (mie instan, beras, telur, gula, minyak goreng, sardines dan lainnya) serta kebutuhan yang dibutuhkan oleh santri dan pembina LKSA ‘Aisyiyah Bumi Aji Kota.
Hasil Donasi
Donasi sebesar Rp 26 juta dikumpulkan dari hasil program Entrepreneurship for Charity.
- V Alpen: Rp5.715.000
- V Rocky: Rp5.839.600
- V Andes: Rp7.223.200
- V Everest: Rp7.508.500
Ahmad Faizun SSos sebagai Ketua Pelaksana kegiatan berharap, anak-anak bisa belajar secara langsung melalui kegiatan Turba (Turun ke Bawah), mengaplikasikan nilai-nilai berbagi, empati dan simpati secara langsung.
Hal ini diyakini akan menjadi pengalaman yang tak ternilai dan tak terlupakan bagi para siswa kelas V.
Pengurus Panti Asuhan LKSA ‘Aisyiyah Bumi Aji Kota Batu menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian guru dan siswa SDMM. “Semoga menjadi amal jariyah bagi anak-anak, wali murid, dan ustadz-ustadzah SDMM,” harap pak Teguh Wijayanto.
“Berbagi itu membawa berkah, “tambahnya.
Bapak berkopiah hitam itu memberikan nasehatnya jika dengan berbagi kepada sesama, kita bisa merasakan empati kepada saudara-saudara kita. Dengan berbagi kita bisa memberikan manfaat kepada sesama, karena sebaiknya-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments