Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mengkafirkan dan Mencaci Pelaku Bid’ah Bukanlah Ajaran Muhammadiyah. Begini Tutur Pak AR

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -

Demikianlah alam fikiran orang Muhammadiyah. Karena itu siapa saja golongan dari partai apapun, bangsa apapun, dipersilakan untuk turut mengaji, turut mendatangi tabligh-tabligh umum, turut mendatangi kursus-kursus umum yang diadakan oleh Muhammadiyah dan Muhammadiyah tiada keberatan bahkan berterima kasih.

(Baca: Setelah Kongres Boedi Oetomo di Rumah Kyai Dahlan, Inilah Dampak Positifnya untuk Muhammadiyah dan 5 Pertanyaan Pak AR untuk Warga Muhammadiyah saat Mendesain Interior Rumah)

Sementara terkait dengan bid’ah, kata Pak AR …… Muhammadiyah hanya berpedoman kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Ialah bahwa kita harus menjauhi perbuatan bid’ah. Semua bid’ah dalam agama itu sesat dan semua yang sesat itu neraka tempatnya. Meskipun demikian pendapat Muhammadiyah terhadap bid’ah, namun Muhammadiyah tidak setuju kalau semua ahli bid’ah itu hanya dicaci-maki, dikutuk, dilaknati, dikatakan masuk neraka dan sebagainya.

(Baca: 4 Pesan Pak AR pada Calon Pengantin dan Islam Tertawa yang Bedakan Islam Indonesia dengan Timur Tengah)

Menurut Muhammadiyah demikian itu bukan menambah dekat malahan menambah jauh. Muhammadiyah cukup menunjukkan amalan-amalan dan hal-hal yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW. Kepada mereka kaum muslimin yang masih suka kepada bid’ah itu adalah terserah mereka, Muhammadiyah akan terus bekerja memberikan penerangan dan penjelasan-penjelasan tentang amal-amal ibadah yang menurut sunnah Rasulullah, menurut Al-Qur’an dan Hadis dan terus mengajaknya.

(Baca: Ini Pesan Pak AR: Cara Menasehati Istri dan Anak dan 5 Pesan Pak AR untuk Suami-Istri agar Rumah Tangga Bahagia)

Iklan Landscape UM SURABAYA

Memang dalam langkah atau cara Muhammadiyah yang demikian itu banyak juga yang mengatakan bahwa Muhammadiyah itu lemah iman, tidak berani tegas terang-terangan. Terhadap pendapat yang demikian Muhammadiyah pun berterima kasih.

Muhammadiyah ingin menenggang, Muhammadiyah ingin rasa ukuwah islamiyah supaya terjaga. Muhammadiyah ingin hendaknya tali persaudaraan jangan terputus. Sebab Muhammadiyah berfikir bahwa dengan tak usah memperuncing saja orang lain sengaja memecah umat Islam. Konon kalau kita retak sesama Islam tentu orang lain juga yang beruntung. Benar tidaknya, Wallahu A’lam Bishowab!

(Diolah dari Mengenal dan Menjadi Muhammadiyah, halaman 21-23 dan 32-33)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

6 Tanggapan

  1. lo bkanya zakat fitrah dgan duit bkanya termasuk bid’ah karna tak ada satu dalilpun yg mmbolehkan, tapi orang MD bkin aturan dmikian,padhal yg mmbolehkan di antaranya al imam hasan al basri, imam abu hanifah, itupun tdak di sertai dalil.

  2. Dikit dikit bid’ah. Seakan akan kalo belum masuk muhammadiyah masih ahli bid’ah. Definisi, konteks kultur, pemahaman sangat berbeda antara awal awal berdirinya muhammadiyah dengan saat ini untuk membentuk makna bid’ah. Termasuk niat pelakunya. Jika pemaknaan bidah yang multi tafsir tersebut, maka jangan terlalu mudah menjustifikasi seseorang melakukan bidah. Porsi besar untuk pembahasan bidah itu sudah berlalu. Pada masanya saat itu. Sekarang porsi terbesar yang ada dihadapan adalah tantangan neo liberalisme. Yang dampaknya lebih besar dari yang mungkin dimaksudkan bidah oleh muhammadiyah. Karena muhammadiyah itu berorientasi kemajuan. Bukan romantisme masa lalu

  3. Coba amalkan suatu amalan zikir batin yang haq..bukan yang batil ..kalu yang haq ,kita melaksanakan solat lima waktu pasti tenaga batin tenaga ALLAH akan bertamba.sedangkan yang batil kita tidak solat lima waktu atau cuma tiga waktu saja pasti akan berkurang malah habis…

  4. Kalau urusan ibadah, cari tuntunannya selainnya ibadah cari ada larangan nya apa tidak. Sesederaha itu prinsipnya.
    Tapi mari kita bersatu melawan musuh2 Islam.
    Kalau kita ribut terus, musuh Islam akan tertawa.

Search
Menu