Menilik kesiapan perayaan Milad Ke-113 Muhammadiyah Banyuwangi di Cafe Gumitir yang akan dilaksanakan pada (16/11/2025)mendatang. Panitia Milad Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi mengadakan pertemuan pada hari ini Jumat (7/11/2025).
Kegiatan ini berlangsung di room meeting Cafe Gumitir yang terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Jember.
Hadir dalam pertemuan ini Polsek Sempolan Jember, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalibaru, Panitia Milad, Manager Cafe Gumitir, Danton Keamanan Kebun/cafe, Kokam Daerah, Hizbul Wathan (HW) Daerah, serta Tapak Suci Glenmore dan Daerah.
Pertemuan berlangsung dengan lancar. Ketua Panitia Milad, Agung Jatmiko menyampaikan hasil pertemuan ini.
“Hari ini kita telah melakukan koordinasi dan sinergi untuk pengaturan keamanan, ketertiban, kenyamanan, parkir kendaraan peserta, penggembira, serta pengguna jalan lain,” ujarnya.
Oleh karena itu ia berpesan kepada semua yang akan mengikuti perayaan milad nanti, jangan sampai menimbulkan kemacetan di jalan raya. Semua harus menjaga kondusivitas, keamanan, dan kenyamanan bersama.
Manager Cafe Gumitir, Bambang meminta agar terdapat space (ruang) untuk pengunjung reguler, khususnya tempat parkir.
Beragam acara akan memeriahkan milad ini, antara lain pengajian umum yang akan disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. Thohir Luth, M.A..
Selain itu ada penampilan seni budaya dari sekolah dan Ortom, pembagian sembako gratis dari Lazismu, wisuda mubaligh, launching buku Eco Bhinneka, pemeriksaan kesehatan gratis, pameran hasil pertanian, dan peternakan, bazar UMKM, serta festival kopi.
Saat dikonfirmasi, Ketua PDM Banyuwangi, Dr. Mukhlis, M.Si. menyatakan bahwa yang bertindak sebagai tuan rumah pada milad tahun 2025 ini adalah PCM Kalibaru.
“Peserta milad diperkenankan membawa makanan dan membawa masuk ke area Cafe Gumitir,” ujarnya.
Ia menyarankan agar peserta dapat membawa tikar untuk keluarga. Hal ini untuk mengantisipasi jika tempat yang disiapkan panitia tidak mencukupi, maka tikar tersebut sebagai alternatif untuk duduk santai bersama keluarga di bawah pohon pinus dan tanaman kopi gunung.
Salah seorang warga Muhammadiyah, Kumbara Jaya berharap kepada panitia.
“Agar dapat memastikan kendaraan tak terduga dari warga Muhammadiyah yang ingin ikut juga tercover. Karena milad ini adalah hari bergembira bagi semua warga Muhammadiyah,” pintanya.
Harapannya jangan sampai ada yang kecewa dan khawatir tentang lokasi di Cafe Gumitir ini. Semoga hal ini bisa diatasi dengan maksimal. Termasuk daya tampung dan akses kendaraan yang memadai, sehingga warga dapat bergembira merayakan milad.





0 Tanggapan
Empty Comments