Perkaderan menjadi jantung gerakan Nasyiatul Aisyiyah (NA) sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang membina putri-putri Islam usia remaja hingga dewasa awal. Melalui proses perkaderan yang terstruktur, NA menyiapkan kader perempuan yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kapasitas kepemimpinan dan kepekaan sosial.
Hal tersebut tercermin dalam penyelenggaraan Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) II yang digelar oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan di Wilayah Kerja (Wilker) IV. Kegiatan ini berlangsung di Pusat Pelatihan (Puslat) Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) pada Sabtu–Ahad (27–28/12/2025).
Wilayah Kerja IV meliputi PCNA Sukodadi, Lamongan Kota, Sugio, Sarirejo, dan Tikung. DANA II diikuti oleh kader-kader NA dari wilayah tersebut sebagai bagian dari penguatan ideologi dan militansi gerakan perempuan muda Muhammadiyah.
Dalam Nasyiatul Aisyiyah, proses pembinaan kader diatur melalui Sistem Perkaderan Nasyiatul Aisyiyah (SPNA) yang dilaksanakan secara berjenjang, sistematis, dan berkelanjutan. Salah satu bentuk kaderisasi formal dalam sistem ini adalah Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah, yang bertujuan memperkokoh ideologi Muhammadiyah, pemahaman keorganisasian, serta peran kader dalam dakwah dan pengabdian masyarakat.
Melalui DANA, para peserta mendapatkan internalisasi nilai-nilai dasar NA yang meliputi keislaman, kemuhammadiyahan, keaisyiyahan, dan kenasyiatulaisyiyahan. Selain itu, perkaderan ini juga menanamkan karakter kepemimpinan perempuan berkemajuan yang kritis, solutif, dan responsif terhadap persoalan umat dan bangsa.
Pelaksanaan DANA II Wilker IV ini merupakan bentuk Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari kegiatan Latihan Instruktur Nasyiatul Aisyiyah (LINA) I yang telah diselenggarakan oleh PDNA Lamongan pada September 2025 lalu. Melalui RTL ini, hasil pembinaan instruktur diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata dalam penguatan kader di tingkat cabang dan wilayah kerja.


0 Tanggapan
Empty Comments