Belajar Menjadi Pengusaha Digital

Sementara itu, di sisi lain Bali, BOC Indonesia menjadi panggung pembelajaran siswa TJKT yang mengikuti seminar seputar bisnis penjualan domain. BOC Indonesia sebagai sebuah merek di bawah badan usaha CV Bali Orange Communications berdiri pada 25 Agustus 2003 di Denpasar, Bali, didirikan oleh Hendra W. Saputro. Awalnya, perusahaan ini menggunakan merek Bali Orange Communications yang menyediakan layanan desain web di Bali.
Materi yang terdengar sederhana ini ternyata menyimpan potensi besar. Siswa dikenalkan pada cara domain bisa menjadi aset digital bernilai tinggi—layaknya tanah virtual di dunia maya.
Dalam sesi tanya jawab, Erika Adistya, siswi kelas XI TJKT A, bertanya tentang tantangan memulai usaha semacam itu. Mas Hendra, narasumber dari BOC, menjawab dengan reflektif. Ia tak menyebutnya sebagai kendala, melainkan tantangan.
“Yang paling sulit justru melawan keraguan dari dalam diri sendiri,” ujarnya.
Kalimat sederhana itu menyisakan gema panjang di benak para siswa.
Menanam Mimpi, Menuai Arah
Di penghujung kegiatan, Pak Rudy Agus Setiawan selaku Kepala Kompetensi Keahlian PPLG memberikan motivasi dengan nada yang tak menggurui, namun menggugah. Ia berbicara tentang pentingnya rasa ingin tahu, keberanian menjelajah dunia IT, dan semangat kewirausahaan yang harus ditanam sejak bangku sekolah.
“Kalian bukan hanya pengguna teknologi. Kalian adalah penciptanya,” ucapnya, memberi semangat yang mungkin kelak menjadi bahan bakar bagi ide-ide besar para siswa.
Hari itu, 30 April, lebih dari sekadar angka di kalender akademik. Ia berubah menjadi penanda. Di dalam bus yang kembali melaju ke Banyuwangi, para siswa membawa pulang lebih dari sekadar foto atau kenangan. Mereka membawa arah—sebuah peta mental tentang ke mana mereka bisa melangkah dan siapa mereka ingin menjadi. Mereka datang sebagai pelajar. Mereka pulang sebagai pemimpi baru.
Penulis Cici Arista dan Rhifan Ahmad Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments