“Ilmu itu seperti binatang, dan tulisan adalah pengikatnya.”
Kalimat penuh makna itu disampaikan oleh Wakil Ketua PCM Laren, Tholin S.E dalam sambutan pembukaan Pelatihan Jurnalistik Praktis yang diselenggarakan oleh Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Laren, Ahad (26/10/2025) pagi di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Laren, Lamongan.
Menurut Tholin, menulis bukan sekadar aktivitas merangkai kata, tetapi cara menjaga dan mewariskan ilmu agar tidak hilang ditelan waktu.
“Ilmu yang tidak ditulis akan mudah hilang. Tapi dengan menulis, ilmu bisa tersimpan dan menjadi jejak digital,” ujarnya.
Pelatihan bertema “Jurnalisme Dakwah: Menyebar dengan Tulisan” ini diikuti oleh perwakilan majelis, lembaga, organisasi otonom, dan amal usaha Muhammadiyah (AUM) se-Cabang Laren.
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran praktis bagi para kader untuk memahami dasar-dasar jurnalistik dan mengasah kemampuan menulis berita yang akurat dan inspiratif.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Laren, Drs. Ahmad Umar menegaskan pentingnya menumbuhkan budaya literasi di kalangan kader Muhammadiyah.
“Dengan adanya kegiatan jurnalistik ini, diharapkan lahir generasi yang gemar membaca dan menulis. Andaikan tidak ada penulis, maka tidak akan ada orang berilmu, karena tidak akan ada buku. Padahal buku adalah sumber ilmu,” tuturnya.
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber dari PWMU.CO, Fathurrahim Syuhadi dan Alfain Jalaluddin Ramadlan.
Keduanya mengajak peserta untuk menjadikan tulisan sebagai sarana dakwah yang mencerahkan umat. Materi disampaikan secara interaktif, memadukan teori dan praktik menulis, mulai dari memahami unsur berita hingga membangun gaya penulisan yang komunikatif.
Suasana pelatihan berlangsung hidup dan penuh semangat. Para peserta aktif bertanya, berdiskusi, serta mempraktikkan langsung teknik menulis berita. Semangat tersebut menjadi cermin tekad kader Muhammadiyah untuk berdakwah melalui media tulisan.
“Menulis mengajarkan kita berpikir jernih, jujur, dan bertanggung jawab terhadap apa yang disampaikan. Setelah pelatihan ini, semoga para peserta terus menulis dari hati, menyebar cahaya dengan pena,” ujar Umar saat menutup kegiatan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments