Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai ruang kelas 7G SMP Muhammadiyah 8 Batu (Mudeba). Dalam rangka memeriahkan program pertukaran pelajar yang berlangsung pada (1–12/4/2026) sekaligus menyambut kedatangan siswa dari Attarkiah Islamiah Institute, Thailand, para siswa menggelar kegiatan kreatif yang sarat makna, yakni pembuatan gantungan kunci persahabatan.
Kegiatan yang memadukan seni dan pertukaran budaya ini merupakan hasil kolaborasi dengan Almaira Handmade, unit usaha kerajinan tangan milik salah satu wali murid kelas 7G. Hadir sebagai guru tamu sekaligus pemateri, Ibu Lina dari paguyuban kelas membimbing jalannya kegiatan dengan penuh ketelatenan sehingga siswa mampu menghasilkan karya terbaik.
Proses Kreasi yang Bermakna
Kegiatan berlangsung secara terstruktur dan interaktif melalui beberapa tahapan. Pertama, Ibu Lina memberikan penjelasan mengenai teknik dasar pembuatan gantungan kunci, yaitu memadukan simpul tali dan ronce manik-manik. Selanjutnya, siswa menerima bahan dan peralatan lengkap sambil menyaksikan tutorial secara langsung. Setelah itu, mereka mulai merangkai bahan menjadi gantungan kunci yang estetik dan unik.
Momen yang paling berkesan terlihat dari antusiasme siswa kelas 7G. Mereka tidak membuat kerajinan untuk diri sendiri, melainkan secara khusus mempersembahkannya bagi para tamu dari Thailand. Setiap gantungan kunci dirangkai dengan teliti sesuai nama yang telah dituliskan oleh para pelajar Attarkiah.
Detail Estetik Cendera Mata
Dari proses kolaboratif tersebut, tercipta 30 gantungan kunci yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga bernilai personal. Setiap karya dilengkapi dengan hiasan akrilik bergambar ilustrasi siswa berpeci dengan seragam berlogo SMP Muhammadiyah 8 Batu.
Nama masing-masing pelajar Thailand disusun menggunakan manik-manik balok berwarna hitam dengan huruf timbul bernuansa emas, memberikan kesan elegan dan personal. Selain itu, desain tali menggunakan teknik simpul makrame berwarna hitam-putih dipadukan dengan aksen bandul kecil berbentuk bola basket, sehingga tampak modern dan sesuai dengan karakter pelajar.
Tak hanya itu, gantungan kunci juga dikemas secara rapi dalam plastik ziplock yang dilengkapi dengan kartu latar (backing card) bernuansa malam berbintang, mencantumkan identitas kegiatan pertukaran pelajar serta logo sekolah.
Pada akhir kegiatan, seluruh hasil karya diserahkan langsung kepada para pelajar dari Attarkiah Islamiah Institute, Thailand. Lebih dari sekadar cendera mata, gantungan kunci tersebut menjadi simbol persahabatan yang diharapkan mampu mempererat hubungan lintas negara antara pelajar Indonesia dan Thailand. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments