Peserta Polyglot Camp SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage belajar di hari ke 2, Rabu (8/4/2026) sesi pertama dilaksanakan di Taman Hutan Kota Pare.
Aktivitas hari kedua ini dimulai pukul 03.30 WIB untuk salat tahajud dan dilanjutkan salat subuh berjamaah.
Setelah persiapan mandi dan merapikan perbekalan, tepat pukul 5 pagi seluruh peserta berjalan bersama menuju Taman Hutan Kota Pare yang hanya berjarak kurang lebih 900 m.
Setibanya di lokasi tutor langsung membagi peserta menjadi 3 grup. Ketiganya ambil posisi berjauhan mengitari kolam ikan.
Sesi pertama dalam awal pembelajaran di lokasi ini adalah having vocabulary class. Anak-anak diajak menghafal kosa kata bahasa Inggris sebanyak-banyaknya sesuai dengan buku kamus kecil Paman Sam.
Di awal siswa diajak membaca bersama-sama 25-30 kosa kata yang menjadi target hafalan. Setelah membaca tutor mengajak menghafal dengan gerakan yang mudah diingat.
Setelah itu sambil mengantri setor hafalan siswa menghafalkan kosa kata tersebut secara mandiri. Rata-rata siswa dapat mencapai target yang ditentukan.
Acara dilanjutkan dengan game membentuk dua kelompok laki-laki dan perempuan duduk melingkar. Masing-masing siswa sarapan dengan lahap menu ayam goreng, sambal, tumis sayur buncis dan wortel.
Sebelum kembali ke LBB Paman Sam sesi akhir dalam acara ini adalah senam aerobik, game, dan grammar for speaking.
Halimatus sa’diyah, S.Pd., tentor Paman Sam asal daerah Probolinggo ini dapat mengajar kelas grammar for speaking dengan menyenangkan. Berbekal bermain game materi grammar yang sulit menjadi mudah.
Tutor yang mengajar di Paman Sam dari sekolah SMA hingga lulus kuliah ini mengajak siswa duduk melingkar kemudian dengan gerakan tangan memahamkan materi tentang personal pronouns.
“Please follow me for subjective pronouns,” ujarnya sambil menggerakan kedua tangannya.
Ia gerakan kedua tangannya ke depan dia bilang I, ke samping menunjuk ke anak perempuan dia bilang she, dan menunjuk ke kiri arah anak laki-laki dia bilang he. Lalu menggerakkan tangan diatas pundak hadap belakang dia katakan they. Menutup kedua telapak tangan di dada mengatakan we.
Kemudian gerakan dilanjutkan untuk objektif pronouns, tentor menggerakan kedua tangannya ke depan dia bilang me, ke samping menunjuk ke anak perempuan dia bilang her, dan menunjuk ke kiri arah anak laki-laki dia bilang him.
Lalu menggerakkan tangan diatas pundak hadap belakang dia katakan them. Menutup kedua telapak tangan di dada mengatakan us.
Dengan metode game tersebut semua siswa mudah memahami materi personal pronouns dan bisa melakukan gerakan sesuai kalimat yang disampaikan tutor. Semua murid menikmati pembelajaran itu dengan riang gembira.
Siti Hajar Adiba Syakila Tualeka, kelas 4 Imam Malik menyampaikan rasa senangnya belajar dengan metode game itu seru dan mudah memahami materi.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments