
PWMU.CO – Ramadan fair merupakan acara yang berlangsung sejak 01 hingga 09 Maret 2025 itu digelar di lapangan sebelah selatan Telaga Rena Doudo. Rangkaian kegiatan dalam acara ini meliputi lomba Islami, Festival Ramadan, dan pasar murah.
Hari penutupan acara yang diisi dengan pengumuman serta pembagian hadiah lomba Islami. Panitia mengundang Kepala Desa Doudo, Ketua BPD Desa Doudo, Camat Panceng, Ketua Pokdarwis Kabupaten Gresik, serta Kabid Pariwisata dan Disparekrafbudpora yang berhalangan hadir, Ahad (09/03/2025).
Acara semakin semarak dengan kehadiran para pemenang lomba yang memenuhi kursi di depan panggung, masyarakat yang berbondong-bondong datang, pemilik stand UMKM, serta pemain grup drumband Gema Fascho Nada Doudo.
Juara 1 Dekorasi

Mimuga meraih juara pertama dalam lomba stand bazar. Hadiah berupa uang pembinaan diwakili oleh Kepala Mimuga, Muhayatin bersama tiga pemenang lainnya. Mimuga berhasil menjadi juara karena memenuhi kriteria penilaian panitia, yaitu dekorasi stand harus bertema Islami dan Ramadan, menciptakan suasana menarik, estetik, serta nyaman bagi pengunjung. Stand juga harus tetap fungsional dan tidak menghambat akses pengunjung atau peserta lain.
“Alasan Mimuga meraih juara satu adalah karena dekorasi stand yang terkonsep, tertata, dan kreatif. Pinggiran stand dimanfaatkan untuk hiasan yang selaras dengan tema Ramadan Fair, ditunjukkan melalui banner. Selain itu, dekorasi tetap memungkinkan aktivitas jual beli berjalan lancar,” ujar Febine Seraya, Ketua KKN Unesa yang mewakili tim juri lomba tersebut.
Penilaian lomba stand bazar berlangsung selama sembilan hari, dimulai sejak hari pertama setelah semua stand siap hingga hari terakhir acara. Mimuga unggul dengan total nilai 95, mengalahkan 15 peserta lainnya. Juara kedua memperoleh nilai 90, sementara juara ketiga mendapat nilai 80.
Tak hanya itu, siswi-siswi Mimuga juga meraih prestasi dalam kompetisi lainnya. Azza Sasmita Abhirama, siswi kelas V, meraih juara II lomba vlog Ramadan, sementara Naura Fauzhara Zaafarani meraih juara II lomba mewarnai kaligrafi dekoratif. (*)
Penulis Shofiyah Nur Laili Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments