Perayaan milad Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (FK UMSURA) menjadi momentum refleksi sekaligus syukur atas capaian yang diraih dalam satu dekade terakhir. Berbagai prestasi membanggakan turut disampaikan dalam rangkaian kegiatan, termasuk pada agenda fun walk 2026, Sabtu (11/4/2026).
Dekan FK UMSURA, dr. Laily Irfana, Sp.S, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian institusinya yang berhasil meraih akreditasi unggul meski belum genap berusia sembilan tahun. “Alhamdulillah belum genap diusia 9 tahun, kita berhasil dapat akreditasi unggul,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa capaian tersebut tidak hanya diraih oleh program sarjana dan profesi dokter, tetapi juga oleh Program Studi S2 Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS). Ia menyebutkan bahwa program tersebut berhasil memperoleh akreditasi unggul di bawah kepemimpinan Prof. Pipit.
Lebih lanjut, dr. Laily menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun institusi yang berkelanjutan. Ia mengutip pepatah “Jika ingin berjalan cepat, maka berjalanlah sendiri. Jika ingin berjalan jauh, maka berjalanlah bersama-sama”, serta mengajak seluruh civitas akademika untuk meningkatkan solidaritas dan kualitas demi kemajuan FK UMSURA. “maka yang paling penting bai kita adalah agar bisa melangkah lebih jauh kedepan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membersamai perjalanan FK UMSURA selama satu dekade. Harapannya, kegiatan milad ini membawa keberkahan dan mendapat ridha Allah SWT agar FK UMSURA terus berkembang menjadi lebih baik.
Sementara itu, Rektor UMSURA, Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., menegaskan bahwa peringatan milad bukan sekadar seremonial, tetapi juga bentuk pengingat dan ungkapan syukur atas perjalanan institusi. “Memperingati itu karena kita ingin keberadaan FK terus kita ingat. Dan dalam agama tidak hanya sekedar ingat, tapi kita juga perlu mensyukurinya. Apalagi perjalanan FK selama 10 tahun ini seperti yang disebutkan bu dekan tadi sangat luar biasa,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa sepuluh tahun pertama merupakan fase pembangunan fondasi yang kuat, sehingga FK UMSURA kini semakin diterima oleh masyarakat.
“Maka supaya kita tidak lengah terhadap keberadaan FK, ada tiga cara untuk menjaganya,” ungkapnya.
Pertama, ia mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga eksistensi tersebut melalui rasa syukur yang diwujudkan dalam peningkatan kualitas.
“Bagi adik-adik mahasiswa perlu meningkatkan belajarnya. sementara bagi dosen dan tenaga kependidikan harus terus meningkatkan layanannya,” ujarnya.
Kedua, momentum milad juga harus dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi agar institusi tetap progresif.
Ketiga, penting bagi FK UMSURA untuk mampu memprediksi tantangan dan kebutuhan di masa depan agar tetap menjadi pilihan masyarakat. Dengan kualitas pendidikan yang baik, diharapkan lulusan FK UMSURA dapat menjadi dokter-dokter yang dipercaya dan dibutuhkan oleh masyarakat luas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments