Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Milad Aisyiyah ke-108 dan Peresmian Gedung Aisyiyah Quranic Boarding School Ponorogo

Iklan Landscape Smamda
Milad Aisyiyah ke-108 dan Peresmian Gedung Aisyiyah Quranic Boarding School Ponorogo
pwmu.co -
Peresmian gedung AQBS oleh PDA Ponorogo. (Istimewa/PWMU.CO)
Peresmian gedung AQBS oleh PDA Ponorogo. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Ponorogo menggelar acara istimewa dalam rangka peringatan Milad Aisyiyah ke-108 pada Sabtu, (21/6/2025). Mengusung tema “Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Desa Qaryah Thayyibah Menuju Ketahanan Nasional”, acara ini sekaligus menjadi momentum peresmian Gedung Aisyiyah Qur’anic Boarding School (AQBS) dan Masjid Nyai Walidah.

Acara yang berlangsung di halaman gedung baru AQBS ini dihadiri oleh sekitar 400 peserta dari unsur persyarikatan Aisyiyah dan Muhammadiyah, mulai dari Pimpinan Pusat (PPA), Wilayah (PWA), Daerah (PDA dan PDM), hingga Cabang (PCA), serta para tamu undangan lainnya. Turut hadir pula Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan Hadroh Ansyada dari santriwati AQBS dan kesenian karawitan Kartika Laras Aisyiyah dari Ranting Galih Ngrayun Barat yang menyambut tamu dengan hangat dan meriah.

Peresmian Gedung AQBS dan Masjid Nyai Walidah

Puncak acara ditandai dengan peresmian Gedung AQBS yang dilakukan langsung oleh Ketua Umum PP Aisyiyah, Dr Apt Salmah Orbaniyah MKes melalui penandatanganan prasasti. Gedung ini diharapkan menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an yang melahirkan generasi cerdas, kompeten, dan berkarakter.

Dalam kesempatan yang sama, Masjid Nyai Walidah juga diresmikan oleh H. Achmad Zawawi dari Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy. Masjid ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial bagi lingkungan AQBS dan masyarakat sekitar.

Ketua Umum PWA Jawa Timur, Rukmini Amar, menyampaikan harapannya agar masjid ini dapat menjadi tempat yang memakmurkan dan dimakmurkan, khususnya oleh para santriwati AQBS. Senada dengan itu, H. Achmad Zawawi juga menambahkan harapannya.

“Semoga masjid ini benar-benar makmur dengan salatnya, bacaan Al-Qur’annya, dan tahfizhul Qur’annya. Semoga keberkahan AQBS tidak hanya dirasakan di Ponorogo, tapi juga di Jawa Timur, Indonesia, bahkan dunia,” tuturnya.

Simbolisasi peresmian ditutup dengan pemotongan pita oleh Ketua PWA yang didampingi oleh Ketua PPA, PDA, PDM, dan Yayasan At-Turots.

Cita-cita Sembilan Tahun Terwujud

Peresmian gedung AQBS oleh PDA Ponorogo. (Istimewa/PWMU.CO)
Peresmian gedung AQBS oleh PDA Ponorogo. (Istimewa/PWMU.CO)

Dalam sambutannya, Ketua PDA Ponorogo, H Titi Listyorini SE menyampaikan rasa syukurnya atas terwujudnya pembangunan pondok pesantren yang telah dicita-citakan sejak sembilan tahun lalu. Gedung AQBS berdiri di atas lahan seluas 4.000 m², di mana 1.000 m² merupakan wakaf dari keluarga almarhumah Ibu Qomariyah. Proyek pembangunan ini menghabiskan dana sebesar Rp5,5 miliar dan dikerjakan oleh PT. Rahman Hadid selama delapan bulan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Titi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, baik individu maupun lembaga, yang telah berkontribusi dalam pembangunan AQBS dan masjid.

Selaras dengan tema milad, PDA Ponorogo menegaskan peran strategis Aisyiyah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui Gerakan Lumbung Hidup Aisyiyah (GLHA). Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi Aisyiyah dalam ketahanan nasional berbasis pemberdayaan komunitas desa.

Semarak Budaya dan Pesan Inspiratif

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan Tari Saman dari santriwati AQBS. Gerakan yang ritmis dan harmonis ini tidak hanya memukau tamu undangan, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang semangat kebersamaan dan kekompakan generasi muda Aisyiyah.

Dalam sambutannya, Bupati Sugiri Sancoko menyampaikan apresiasi atas kiprah Aisyiyah dan keberhasilan peresmian AQBS. “Hidup berdampingan itu seperti tari saman. Kalau ada satu yang tidak selaras, rusak semua gerakannya. NU, Muhammadiyah, dan pemerintah harus berperan sesuai porsinya dan saling mendukung, bukan berbenturan,” tuturnya.

Ketua Umum PPA, Dr. Salmah Orbaniyah, juga memberikan apresiasi atas capaian PDA Ponorogo. “Setiap tahun selalu ada lompatan. Tahun lalu Gedung Dakwah, sekarang AQBS dan masjid, insyaallah tahun depan Perumahan Sakinah,” ujarnya optimistis.

Momen ini tidak hanya menjadi peringatan milad semata, tetapi juga sebagai bukti nyata bahwa Aisyiyah terus melangkah maju, membawa visi perubahan yang nyata untuk umat, khususnya dalam pendidikan perempuan. Semangat dan kolaborasi yang ditampilkan dalam acara ini menjadi bukti bahwa persyarikatan Aisyiyah akan terus relevan dan berdaya guna di tengah tantangan zaman, demi melahirkan generasi yang Qurani, mandiri, dan siap berkontribusi untuk bangsa dan dunia. (*)

Penulis Enjllina Vitasondang Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu