Masjid Al-Dakwah Geluran, Sidoarjo, menyelenggarakan rangkaian acara Milad ke-11 pada Sabtu (6/12/2025). Masjid yang berdiri sejak 2014 ini mengadakan beberapa kegiatan, salah satunya kajian yang dikemas berbeda dengan konsep sharing time untuk generasi Z.
Kajian berlangsung selepas Magrib hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Sesi pertama diisi oleh Gus Ibnu Yusuf, dai asal Kediri sekaligus pengasuh Gawagis Muhammadiyah, forum perkumpulan dzuriyah ulama Muhammadiyah. Beliau membahas sikap generasi Z dalam menyikapi isu-isu yang berkembang di masyarakat, termasuk isu sejarah Muhammadiyah. Dalam penjelasannya, ia meluruskan beberapa anggapan, salah satunya mengenai persebaran keturunan KH Ahmad Dahlan yang banyak tinggal di Yogyakarta, bukan di Thailand.
Sesi kedua diisi oleh Ustaz Afkar Jauhara, dai Muhammadiyah asal Sidoarjo. Ia membawakan tema “Merangkul yang Terluka” dan menjelaskan pentingnya sikap saling menerima di antara sesama, terutama bagi anak muda. Ia mengajak peserta untuk tidak menghakimi, tetapi merangkul teman-teman yang memiliki masa lalu buruk, baik sebagai pelaku maupun korban perundungan. Menurutnya, “Kita ini jangan menghakimi, tapi usahakan merangkul saudara kita yang memang ingin berubah ke arah yang lebih baik.”
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab. Setelah itu, Gus Ibnu Yusuf menyerahkan dua buku dan parfum dari komunitas Gawagis Muhammadiyah kepada pengurus masjid sebagai simbol kedekatan antara masjid dan forum dzuriyah ulama Muhammadiyah.
Peserta yang terdiri dari pemuda dan pemudi tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Sebagian di antaranya datang dari luar kota. Gawagis Muhammadiyah yang dipimpin Gus Ibnu Yusuf merupakan wadah bagi dzuriyah ulama dan penggerak Muhammadiyah untuk berdakwah dan berbagi pemikiran melalui media sosial. Adapun Ustaz Afkar Jauhara dikenal sebagai pendiri komunitas dakwah anak muda di Sidoarjo, yakni Komunitas Better Youth, yang aktif mengadakan kajian untuk generasi muda.
Masjid Al-Dakwah Geluran sejak awal dikenal sebagai masjid yang terbuka bagi semua kalangan, termasuk anak muda. Panitia berharap masjid ini terus berperan dalam mendakwahkan tauhid dan paham Muhammadiyah kepada masyarakat luas sebagaimana yang telah dilakukan selama ini. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments