Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi menggelar rapat koordinasi lintas organisasi otonom (ortom) secara daring melalui Google Meet pada Jumat (23/1/2026), pukul 19.30-20.30 WIB.
Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Kwartir Daerah Hizbul Wathan, Tapak Suci, serta unsur dari 20 cabang Muhammadiyah se-Banyuwangi.
Rapat berlangsung hangat dan dinamis dengan agenda utama memperkuat konsolidasi, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah strategis pembinaan kader ke depan.
Ketua Majelis Tabligh PDM Banyuwangi, Abdul Latif, S.H., M.Pd.I., dalam arahannya menegaskan pentingnya tindak lanjut nyata dari setiap forum koordinasi.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menundukkan hati di hadapan Allah SWT, kembali kepada masyarakat sebagai pelayan umat, serta meneguhkan solidaritas sebagai asas perjuangan, sebagaimana pesan dalam QS. Ali Imran ayat 104 dan 112, QS. Ash-Shaff ayat 4, serta QS. Muhammad ayat 7.
“Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”
Abdul Latif juga mengingatkan bahwa kerja kolektif yang ikhlas akan selalu mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.
Sementara itu, Ketua MPKSDI PDM Banyuwangi, Wahyu, M.Pd., menegaskan bahwa rapat konsolidasi ini tidak sekadar menjadi forum koordinasi, tetapi juga momentum strategis untuk mempererat silaturahmi, saling mengenal, serta membangun pemahaman bersama antarorganisasi otonom.
Ia berharap setiap unsur dapat memahami peran, tugas, serta potensi masing-masing sehingga sinergi lintas organisasi dapat terbangun secara lebih kuat, terarah, dan produktif.
Menurutnya, kekuatan kaderisasi Muhammadiyah terletak pada kekompakan, kepercayaan, dan kesungguhan dalam bekerja bersama.
“Oleh karena itu, MPKSDI berkomitmen menghadirkan pembinaan kader yang berkelanjutan, terencana, dan berdampak nyata, guna melahirkan kader yang unggul secara intelektual, matang secara spiritual, kokoh dalam ideologi, serta siap mengabdi di berbagai lini amal usaha dan kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Rapat konsolidasi ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi, pemantapan arah gerak, dan peneguhan komitmen bersama dalam memajukan kaderisasi Muhammadiyah di Banyuwangi secara lebih terstruktur, masif, dan berkelanjutan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments