MI Mudipat Brangsi kembali melaksanakan kegiatan rutin bulanan Muhadharah, sebagai salah satu program pembinaan karakter dan pengembangan bakat peserta didik, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan keberanian, meningkatkan rasa percaya diri, serta membentuk akhlak mulia pada diri siswa sejak dini.
Kegiatan Muhadharah dilaksanakan di Aula Perguruan Muhammadiyah Brangsi mulai pukul 08.30 hingga 10.30 WIB dengan tertib dan penuh semangat. Sesuai jadwal yang telah ditentukan, pelaksanaan Muhadharah bulan Oktober diisi oleh kelas 2 dan kelas 5 yang tampil mewakili masing-masing kelas.
Di bawah bimbingan wali kelas 2 Ibu Dwi Zumilahani, para siswa menampilkan berbagai kemampuan terbaik mereka, di antaranya pembacaan puisi, tahfidz, storytelling, serta pidato tiga bahasa (Bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris).
Sementara itu, kelas 5 yang dibimbing oleh Ibu Sri Hayati turut mempersembahkan penampilan yang tak kalah menarik melalui puisi, tahfidz, storytelling, pidato tiga bahasa, dan tari kreasi.
Belajar Tampil Percaya Diri
Dalam sambutannya, Kepala MI Mudipat Brangsi, Masbahah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Muhadharah merupakan wadah penting bagi peserta didik untuk menyalurkan potensi dan belajar tampil percaya diri di depan umum.
“Melalui muhadharah, anak-anak belajar seni berbicara, melatih pikiran, serta menanamkan nilai-nilai Islam sejak dini. Anak shalih tidak hanya pandai mendengar, tetapi juga berani menyampaikan kebaikan,” tuturnya dengan penuh semangat.
Seluruh peserta didik tampak antusias menyaksikan penampilan teman-temannya. Suasana aula menjadi hidup dengan semangat dan ekspresi gembira dari para siswa yang tampil maupun yang menonton.
Kegiatan Muhadharah ini diharapkan dapat terus menjadi ajang positif untuk menumbuhkan keberanian, meningkatkan kemampuan berbicara, serta menanamkan nilai-nilai keislaman di lingkungan MI Mudipat Brangsi.
Sementara itu, Waka Kesiswaan MI Mudipat Brangsi dalam pesannya menyampaikan agar para peserta didik senantiasa berani tampil di depan umum dengan penuh keyakinan.
“Anak-anak harus berani dan percaya diri ketika tampil. Suara yang jelas dan sikap yang tenang akan menunjukkan kesiapan serta menghargai pendengar,” pesan Waka Kesiswaan dengan penuh motivasi.
Beliau juga berharap melalui kegiatan Muhadharah ini, peserta didik dapat terus mengembangkan kemampuan berbicara, menumbuhkan rasa percaya diri, serta menjadi pribadi yang unggul dan berakhlak mulia. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments