Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Muhammadiyah terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan olahraga di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan BRI Goes To School, yang digelar di SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta, bekerja sama dengan PSIM Yogyakarta, PSS Sleman, serta BRIMO pada Kamis (24/10/2025).
Acara ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan di 18 kota di Indonesia. Tujuannya ialah memperkenalkan kepada pelajar bahwa sepak bola kini bukan sekadar permainan, melainkan telah berkembang menjadi industri besar yang membuka beragam peluang karier.
Para siswa diajak untuk menumbuhkan semangat serta wawasan baru mengenai dunia sepak bola modern.
SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta dipilih menjadi salah satu sekolah penyelenggara karena dinilai berprestasi dan memiliki komitmen kuat dalam pengembangan olahraga.
Sekolah ini juga memiliki kelas khusus olahraga yang telah berjalan selama tiga tahun, menjadikannya tempat yang ideal untuk kegiatan edukatif semacam ini.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran kegiatan berskala nasional tersebut di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
“Kami sangat senang karena kegiatan ini menjadi kesempatan besar bagi siswa untuk belajar langsung dari para pelaku industri sepak bola nasional. Melalui program ini, anak-anak tidak hanya bermain bola, tetapi juga mengenal berbagai peluang karier yang bisa mereka tekuni setelah lulus,” ujarnya.
Sementara itu, pemain PSS Sleman, Jajang Mulyana, turut hadir untuk berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada para siswa. Ia mengaku kagum melihat antusiasme pelajar dari SD, SMP, hingga SMA Muhammadiyah di kompleks Purwodiningratan.
“Saya pribadi sangat senang melihat semangat adik-adik di sekolah Muhammadiyah. Kegiatan seperti ini sangat positif karena bisa menjadi motivasi mereka untuk terus semangat belajar dan berlatih,” ungkap Jajang.
Ia juga berpesan agar para siswa mampu menyeimbangkan antara dunia pendidikan dan minat di bidang olahraga.
“Sepak bola itu penting, tapi sekolah juga penting. Kalian harus bisa mengatur waktu antara belajar dan latihan, karena keduanya sama-sama menentukan masa depan kalian,” tambahnya.
Kegiatan BRI Goes To School tidak hanya memberikan edukasi tentang dunia sepak bola, tetapi juga menghadirkan pengalaman langsung bagi siswa untuk berinteraksi dengan pemain profesional. Antusiasme peserta terlihat tinggi; banyak siswa yang berebut meminta tanda tangan dan berfoto bersama para pemain.
Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Muhammadiyah, Gatot Sugiharto, menyampaikan apresiasi besar terhadap program kolaboratif ini.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik bagi Muhammadiyah untuk terus mengembangkan olahraga di sekolah-sekolah. Muhammadiyah memiliki banyak sekolah dan perguruan tinggi yang membuka program studi olahraga. Saat ini, dari lebih dari 160 perguruan tinggi Muhammadiyah, sekitar 29 di antaranya telah memiliki program studi olahraga. Ini menunjukkan keseriusan Muhammadiyah dalam membangun generasi muda yang unggul melalui olahraga,” jelas Gatot.
Dia menegaskan bahwa LPO Muhammadiyah siap bersinergi dengan berbagai pihak dalam upaya pengembangan olahraga, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi.
“Insya Allah, Muhammadiyah siap bekerja sama untuk mendukung program-program serupa di masa depan. Kami percaya olahraga adalah bagian dari dakwah kemajuan — mendidik karakter, kedisiplinan, dan semangat juang generasi muda,” imbuhnya.
Melalui kegiatan BRI Goes To School ini, LPO Muhammadiyah berharap para siswa dapat melihat olahraga, khususnya sepak bola, sebagai peluang karier sekaligus sarana berkontribusi bagi bangsa.
Sinergi antara dunia pendidikan, industri olahraga, dan lembaga dakwah seperti Muhammadiyah diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan sehat, tetapi juga berkarakter unggul, sportif, dan berakhlak mulia. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments