Dalam upaya mempercepat kemajuan riset dan memperluas dampak publikasi ilmiah di tingkat global, Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan penerbitan ilmiah terkemuka dunia, Elsevier.
Melalui keterangan pers wartaptm.id, kick off program ini dilaksanakan pada Senin (6/10/2025).
Elsevier merupakan perusahaan penerbitan ilmiah, teknis, dan medis (STM) Belanda yang merupakan salah satu penyedia informasi ilmiah, teknis, dan medis terbesar di dunia.
Elsevier juga perusahaan yang menyediakan akses ke jurnal ilmiah, buku, dan database melalui platform seperti ScienceDirect, serta menawarkan layanan analitik untuk membantu peneliti dan profesional perawatan kesehatan.
Oleh karena itu, kerja sama ini merupakan agenda strategis untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas publikasi riset para dosen dan peneliti dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) di ruang internasional.
Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Mahfud Solihin menyampaikan, kerja sama ini merupakan upaya Muhammadiyah untuk mewujudkan visi riset yang berkemajuan dan berdampak.
“Kemitraan dengan Elsevier, salah satu penyedia jurnal ilmiah bereputasi tinggi dan informasi ilmiah terdepan, akan menjadi akselerator yang kuat bagi dosen dan peneliti kami untuk tidak hanya sekadar memublikasikan, tetapi juga memastikan riset mereka memiliki dampak dan visibilitas di seluruh dunia,” ujarnya.
Tahap awal program percepatan riset ini akan diimplementasikan oleh delapan PTMA yakni UMS, UMY, UMSU, UMP, UNIMUS, UMJ, UM Metro, dan UNIMA. Diharapkan ke depan akan dapat diimplementasikan PTMA yang lain.
“Target peningkatan jumlah dan kualitas publikasi ilmiah PTMA di jurnal-jurnal internasional bereputasi dapat tercapai secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan,” tegas Mahfud. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments