Buku berjudul “Gerakan Islam Berkemajuan” merupakan karya monumental dari Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., Ketua Umum PP Muhammadiyah, yang secara resmi diluncurkan pada momen Tanwir Muhammadiyah 2024 di Kupang.
Buku ini memaparkan landasan teoretis dan faktual mengenai Muhammadiyah sebagai perwujudan nyata dari risalah Islam yang mencerahkan dan memajukan peradaban.
Fokus utamanya adalah menjelaskan bahwa Islam Berkemajuan bukanlah sebuah mazhab, melainkan pandangan keagamaan yang mendorong umat untuk proaktif menjawab tantangan zaman melalui ijtihad, tajdid (pembaharuan), serta aksi nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Melalui buku ini, Haedar Nashir menegaskan misi pencerahan (tanwir) yang bertujuan membebaskan manusia dari keterbelakangan, kejumudan, dan ketidakadilan demi mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Buku Gerakan Islam Berkemajuan (GIB) menjadi buku yang cukup fenomenal. Sejalan dengan judulnya, buku karya Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mengupas tentang peran Muhammadiyah sebagai gerakan keagamaan yang dinamis, dan kontribusi Muhammadiyah dalam mewujudkan peradaban Islam yang progresif.
Sebagaimana tertuang dalam “pengantar penulis”nya, Haedar Nashir mengatakan bahwa GIB ini membahas tentang Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam yang maju dan menyebarkan ide-ide kemajuan…. Muhammadiyah identik dengan dengan dan merupakan eksemplar (role-model, contoh utama) dari Gerakan Islam Berkemajuan. Muhammadiyah itu Gerakan Islam Berkemajuan. Gerakan Islam Berkemajuan itu Muhammadiyah (hal. ix).
Karena itu, buku ini mengkaji hal-hal penting dari Muhammadiyah sebagai suatu gerakan (harakah, movement), baik merupakan gerakan sosial (social movement), maupun gerakan keagamaan (religious movement), lebih khusus sebagai gerakan Islam (Islamic movement).
Maka, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa buku ini menjadi khazanah untuk semakin menguatkan jiwa Keislaman dan Kemuhammadiyahan maupun wawasan keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan semesta.
Muhammadiyah meyakini dan memahami bahwa Islam adalah agama yang mengandung dan mengajarkan kemajuan hidup untuk seluruh umat manusia.
Kemajuan dalam Islam merupakan manifestasi dari Islam yang melahirkan peradaban maju yang utama dan rahmat bagi alam semesta. Islam Berkemajuan secara ideologis bersifat organik melekat dengan paham “Tajdid fil-Islam”, yakni pandangan dan gerakan pembaharuan Islam.
Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam Berkemajuan sejak awal berdiri hingga saat ini telah membuktikan diri dengan langkah dan karya kemajuan untuk kepentingan umat, bangsa dan kemanusiaan semesta.
Secara utuh, buku ini tersusun secara sistematis menjadi 7 bagian.
Setelah bagian pertama yang bertajuk “pendahuluan” banyak berisi paparan sejarah pergerakan dan dinamika Muhammadiyah dari masa awal hingga masa sekarang, berlanjut pada bab berikutnya yang membahas tentang Pandangan Islam Berkemajuan (bab 2), Ajaran dan Peradaban Islam Berkemajuan (bab 3) Ideologi Islam Berkemajuan (bab 4), Muhammadiyah Berkemajuan (bab 5), Konteks, Aktualisasi dan Agenda Islam Berkemajuan (bab 6), yang kemudian diakhiri pada bab 7 sebagai kesimpulan.
Buku ini sudah selayaknya sebagai literatur utama tokoh, Pimpinan Persyarikatan dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), warga Muhammadiyah dan siapapun yang mengklaim diri sebagai anggota/simpatisan Muhammadiyah.
Mungkin terlalu berlebihan, namun penulis belum mampu menemukan argumentasi yang tepat untuk tidak mengatakan bahwa Haedar Nashir adalah Ahmad Dahlan masa sekarang.***






0 Tanggapan
Empty Comments