Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) tahap kedua bagi warga terdampak banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni Kalitengah, Karangbinangun, dan Deket, yang menjadi wilayah terdampak cukup parah akibat banjir.
Baksos ini merupakan hasil kerja sama lintas unsur Muhammadiyah, melibatkan Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh (Lazismu), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Majelis Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (MLHPB), Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Majelis Pustaka dan Informasi Digital (MPID) PDM Lamongan.
Peran serta berbagai Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah tingkat daerah juga terlihat dalam aksi kemanusiaan tersebut dengan hadirnya masing-masing perwakilan darinya.
Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kepedulian Muhammadiyah Lamongan terhadap sesama, khususnya masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana banjir. Bantuan yang disalurkan diharapkan mampu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kehadiran organisasi keagamaan dalam situasi darurat. Solidaritas, empati, dan kerja kolektif menjadi nilai utama yang terus dihidupkan Muhammadiyah dalam merespons bencana alam.
Melalui Baksos tahap kedua ini, PDM Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus bergerak dalam aksi kemanusiaan, tidak hanya sebagai bentuk tanggap darurat, tetapi juga sebagai bagian dari dakwah sosial yang berorientasi pada kemaslahatan umat.





0 Tanggapan
Empty Comments