Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Muhammadiyah Perkuat Kiprah Kemanusiaan Melalui Verifikasi WHO

Iklan Landscape Smamda
Muhammadiyah Perkuat Kiprah Kemanusiaan Melalui Verifikasi WHO
Foto: Istimewa
pwmu.co -

Muhammadiyah kembali menorehkan sejarah penting dalam kiprah kemanusiaan global. Melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), organisasi ini tengah menjalani proses verifikasi internasional oleh World Health Organization (WHO) untuk menetapkan Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah sebagai Field Hospital Type 1.

Langkah ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga wujud nyata dari semangat dakwah kemanusiaan Muhammadiyah yang telah tumbuh sejak awal abad ke-20.

Melalui pemaparan dari Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Budi Setiawan, memaparkan bahwa perjalanan panjang yang telah ditempuh Muhammadiyah hingga kini, kemudian mengerucut pada pembentukan MDMC di tahun 2014 sebagai wujud dan langkah profesional dalam isu kebencanaan.

Kemudian, dua tahun berselang tepatnya di 2016, MDMC melebarkan sayapnya dengan membentuk Emergency Medical Team (EMT) berstandar Internasional yang berpacu pada visi dakwah kemanusiaan global.

Dalam perkembangannya lebih jauh lagi, EMT MDMC pada saat ini akan menjalani proses verifikasi internasional oleh World Health Organization (WHO) pada Sabtu-Ahad (17-18 Oktober 2025).

Verifikasi ini, menurut Budi menjadi langkah penting bagi Muhammadiyah dalam memperkuat kiprah kemanusiaan global melalui standar pelayanan kesehatan darurat berkelas dunia.

“Dengan semangat One Muhammadiyah, One Response, kami menjalani ribuan jam pelatihan, simulasi, dan kolaborasi dengan mitra global. Semua ini menjadi bukti kesungguhan Muhammadiyah untuk memenuhi standar Field Hospital tipe 1 yang ditetapkan WHO,” terang Budi pada agenda pembukaan Verifikasi EMT Muhammadiyah Internasional yang dilaksanakan di Aula Masjid KH. Sudja’, PKU Muhammadiyah Gamping.

Menurutnya, keberhasilan dan perkembangan MDMC tak lepas dari dukungan kuat dari berbagai pihak eksternal maupun internal Muhammadiyah. Sinergi antar lembaga tersebut, kata budi, memperkuat kapasitas dan reputasi Muhammadiyah dalam kerja-kerja kemanusiaan.

“Muhammadiyah tidak hanya hadir saat bencana, tetapi juga membangun ketahanan dan menyebarkan kebaikan kepada semua, sebagai bagian dari misi kemanusiaan universal,” imbuhnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Menjelang agenda verifikasi WHO, Budi menuturkan bahwa pada pagi hari ini, Sabtu (18/10) EMT MDMC akan melakukan presentasi yang disaksikan langsung oleh tim verifikator WHO, kemudian di siang harinya dan dilanjutkan di hari ahad (19/10/2025), tim verifikator WHO akan melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi di lapangan untuk mencocokkan data dengan praktik nyata yang telah di lakukan oleh EMT MDMC.

“Jika hasil verifikasi berjalan lancar dan EMT MDMC lolos penilaian, tim EMT MDMC akan menjadi tim pertama di Indonesia yang diakui secara resmi oleh WHO sebagai Emergency Medical Team Type 1, Field Hospital standards in General Medical. Ini akan menjadi tonggak penting dalam sejarah Muhammadiyah dan Indonesia,” katanya.

Lebih jauh dalam menyiapkan langkah kedepan, Budi menegaskan bahwa setelah proses verifikasi dilakukan oleh tim verifikasi WHO, MDMC akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan kapasitas maupun kualitas.

“Kami akan menyiapkan diri untuk misi kemanusiaan lintas negara. Dalam EMT, kecepatan dan ketepatan pelayanan menjadi hal utama. Karenanya, kami akan terus merawat semangat dan mutu kerja ini agar semakin baik,” pungkasnya.

Langkah nyata MDMC melalui Emergency Medical Team (EMT) dalam perannya di sektor kebencanaan dan kemanusiaan global menandakan hadirnya peran Muhammadiyah di semua sektor.

Tonggak dan sejarah baru yang akan di torehkan oleh MDMC melalui proses Verifikasi WHO ini menjadi bukti nyata bahwa Muhammadiyah terus bergerak maju menghadirkan dakwah yang mencerahkan hingga ke sektor kemanusiaan global. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu