Tidak kurang dari 700 murid dari kelas 1 hingga kelas 6 berkumpul dengan suasana ceria dan penuh semangat di Lapangan AR Fakhruddin Square SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A, Jumat (12/9/2025). Pagi itu diselenggarakan program rutin Zona Sehat Happy Friday yang kali ini mengangkat tajuk Lezatnya Olahan Singkong.
Kegiatan tersebut menjadi ajang pembelajaran sehat sekaligus pesta kuliner sederhana. Para murid tidak hanya mendapat pengetahuan baru tentang kandungan gizi singkong, tetapi juga merasakan langsung berbagai olahan berbahan dasar umbi yang akrab dengan masyarakat Indonesia.
Dalam sesi pembelajaran, Anita Widhianti SPd, Kepala Urusan Sarana-Prasarana SD Mugres Kampus A, menjelaskan bahwa singkong merupakan sumber energi yang baik karena kaya karbohidrat. Selain itu, singkong juga mengandung serat, vitamin C, kalsium, fosfor, hingga zat besi yang bermanfaat untuk tubuh.
“Singkong bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan karena seratnya tinggi. Vitamin C pada singkong juga bagus untuk daya tahan tubuh, sementara mineralnya mendukung pertumbuhan tulang dan gigi anak-anak,” papar Anita.
Ia juga mengingatkan agar pengolahan singkong dilakukan dengan baik. Jika masih mentah, singkong mengandung zat berbahaya (sianida) yang harus dihilangkan dengan cara direbus atau dimasak hingga matang.
Dalam kegiatan ini, murid-murid membawa beragam olahan singkong dari rumah. Ada yang membawa getuk, singkong keju, serawut, bola-bola singkong, tape singkong, keripik singkong, singkong lumer, singkong mata kebo, hingga singkong cokelat. Anak-anak pun saling bertukar makanan. Seorang murid terlihat gembira saat mencicipi singkong keju milik temannya, sementara kelompok lain sibuk mencoba singkong mata kebo dengan taburan kelapa parut.

Sorak gembira dan wajah penuh tawa tampak di setiap sudut lapangan. Mereka bersemangat mencicipi berbagai hidangan sambil berbagi cerita tentang cara orang tua mereka membuat olahan tersebut di rumah.
Farikhatul Auliya, murid kelas 1, datang membawa singkong cokelat yang dibekali bundanya. Dengan polos ia berkata, “Enak, aku suka,” sambil tersenyum lebar ketika ditanya kesannya. Momen sederhana ini memperlihatkan bagaimana anak-anak bisa belajar tentang gizi sekaligus melatih kebersamaan dalam suasana hangat.
Kepala SD Mugres Kampus A, Eka Meitasari SPd, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini.
“Happy Friday dengan tema pangan lokal seperti singkong ini penting untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Anak-anak jadi tahu bahwa makanan tradisional tidak kalah bergizi dan bisa menjadi alternatif sehat dibandingkan jajanan instan,” ujarnya.
Eka menambahkan, kegiatan ini juga menjadi cara sekolah untuk mempererat interaksi antara murid, guru, dan orang tua. “Saat orang tua membekali anak dengan olahan singkong, itu menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan sehat di sekolah,” lanjutnya.
Melalui kegiatan ini, para murid belajar bahwa singkong bukan sekadar makanan kampung, melainkan bahan pangan serbaguna yang bisa diolah menjadi beragam menu lezat. Program Zona Sehat Happy Friday memang dirancang agar murid tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengalami langsung gaya hidup sehat.
“Dengan pendekatan menyenangkan seperti ini, pesan-pesan kesehatan terasa lebih mudah dipahami dan membekas dalam ingatan anak-anak,” pungkas Meita. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments