
PWMU.CO – SD Muhammadiyah Kota Blitar (SD Muhtar) mengirimkan wakil terbaiknya, Lindan Hibatul Haqqi, siswa kelas 5, dalam Seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD/MI se-Kota Blitar tahun 2025 pada Sabtu (10/5/2025) pagi.
Lindan, sapaan akrabnya, tampil percaya diri di atas matras dengan semangat sportivitas dan juang yang membara. Aksi tersebut berlangsung di Aula UPT SP SMPN 6 Kota Blitar, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan.
Dalam ajang meriah yang diikuti oleh siswa-siswi terpilih dari SD dan MI, baik negeri maupun swasta se-Kota Blitar ini, Lindan tampil mengenakan seragam bela diri dengan sabuk biru muda. Ia mewakili sekolah dalam cabang olahraga karate, salah satu cabang yang berpeluang besar melaju hingga tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Alhamdulillah, Lindan sudah berlatih keras dan kami optimis ia akan memberikan penampilan terbaiknya,” ujar Guru olahraga yang mendampingi Lindan dalam lomba kali ini, Arif Gunawan SPd.
Sosok yang akrab disapa Arif ini tampak bangga menyaksikan anak didiknya bertanding dengan penuh dedikasi.
Cabang olahraga yang dipertandingkan dalam seleksi ini terbagi ke dalam dua jenjang kelanjutan. Kids atletik, bulu tangkis, dan renang hanya berakhir di tingkat kota atau kabupaten, sedangkan senam, karate, dan pencak silat berlanjut hingga tingkat Provinsi Jawa Timur.
Meski tidak ikut mendampingi langsung, Guru kelas 5 SD Muhtar, Yusmiarsih SPd, yang akrab disapa Yusi, turut memberikan dukungannya.
“Lindan adalah anak yang tekun dan penuh semangat. Kami semua di sekolah sangat bangga padanya,” tuturnya
SD Muhtar yang beralamat di Jalan Cokroaminoto Nomor 3, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar ini merupakan sekolah dengan branding Islamic School.
Dengan moto Mencetak Generasi Islami, Unggul, dan Berwawasan Global, sekolah ini terus berupaya menanamkan nilai-nilai keislaman dan semangat berprestasi kepada setiap siswanya.
Semoga melalui partisipasi aktif dalam ajang O2SN ini, SD Muhtar semakin dikenal sebagai lembaga pendidikan yang unggul, ramah anak, dan kian diminati masyarakat. Sebuah langkah kecil menuju harapan besar yakni menjadi sekolah terbaik di hati masyarakat. (*)
Penulis Agus Fawaid Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments