Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Murid SMP Muhammadiyah 1 Blitar Jelajahi Pengetahuan di Era Siber dalam Bimbingan Pemustaka

Iklan Landscape Smamda
Murid SMP Muhammadiyah 1 Blitar Jelajahi Pengetahuan di Era Siber dalam Bimbingan Pemustaka
Seluruh murid SMP Muhammadiyah 1 Blitar ikuti kegiatan Bimbingan Pemustaka dan Literasi Layanan Digital di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Blitar (23/11/2025). (Nur/PWMU.CO)
pwmu.co -

Puluhan siswa dari SMP Muhammadiyah 1 Kota Blitar mendapatkan bekal berharga untuk menghadapi tantangan informasi di era digital.

Mereka mengikuti kegiatan Bimbingan Pemustaka dan Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Blitar pada hari Kamis (20/11/2025).

Kegiatan yang bertempat di Gedung Perpustakaan Kota Blitar ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas perpustakaan serta membekali pelajar dengan kemampuan kritis dalam mengolah informasi dari sumber digital.

Antusiasme terlihat dari para peserta didik yang aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari pengenalan koleksi fisik hingga praktik mengakses sumber daya digital perpustakaan, seperti e-book dan jurnal elektronik.

Pembekalan literasi digital menjadi sorotan utama, mengingat semakin maraknya penyebaran informasi yang tidak benar (hoaks) dan perlunya pemahaman tentang jejak digital.

Perpustakaan sebagai Gerbang Informasi di Tengah Gempuran Teknologi

Perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Blitar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perpustakaan harus bertransformasi menjadi pusat belajar dan sumber pengetahuan yang relevan di tengah kemajuan teknologi.

Bimbingan Pemustaka (atau sering disebut User Education) yang diberikan merupakan langkah awal untuk memastikan pelajar mampu memanfaatkan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien.

“Perpustakaan kami bukan hanya tempat untuk meminjam buku cetak. Kami memiliki koleksi digital yang sangat luas, yang dapat diakses melalui layanan daring. Namun, tanpa bimbingan yang tepat, koleksi ini mungkin tidak tersentuh secara maksimal,” jelas Kepala Dinas.

Mengenal Layanan dan Navigasi Digital

Sesi bimbingan pemustaka meliputi beberapa materi kunci, di antaranya:

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

  1. Pengenalan Tata Letak dan Koleksi: Siswa diajak berkeliling untuk memahami sistem klasifikasi buku dan cara menemukan koleksi yang dibutuhkan menggunakan katalog daring (OPAC).
  2. Pemanfaatan Layanan Digital: Panduan praktis tentang cara membuat keanggotaan online, mengakses koleksi e-book melalui platform digital yang dimiliki Dinas (misalnya, iBlitarkota), serta memanfaatkan fasilitas internet dan komputer gratis di perpustakaan.
  3. Teknik Penelusuran Informasi: Pelajar diajarkan strategi pencarian informasi yang tepat, membedakan sumber informasi yang kredibel (terutama untuk tugas sekolah), dan cara menggunakan sumber rujukan elektronik.

“Tujuan Bimbingan Pemustaka adalah memberdayakan anak-anak kita agar mereka tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga tahu cara menemukan, mengevaluasi, dan menggunakan informasi itu untuk kebutuhan akademik maupun pengembangan diri,” tambahnya.

Apresiasi dari SMP Muhammadiyah 1 Blitar: Bekal untuk Generasi Pembelajar

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Blitar, Siti Muhibbah S.Ag. menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini.

Menurutnya, bimbingan ini sejalan dengan upaya sekolah untuk mencetak siswa yang unggul dalam akademik dan memiliki karakter digital yang kuat.

“Kami menyambut baik inisiatif dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Blitar. Kunjungan edukatif ini memberikan perspektif baru bagi anak-anak kami tentang perpustakaan yang modern dan dinamis,” ujar Siti Muhibbah.

Siti Muhibbah menambahkan bahwa tantangan terbesar bagi pelajar saat ini adalah banjirnya informasi di internet.

Jika tidak dibekali kemampuan literasi digital yang memadai, mereka berpotensi menjadi korban atau bahkan penyebar disinformasi.

“Para guru di sekolah sudah berupaya, namun edukasi dari pihak luar, seperti dari Dinas Perpustakaan dan yang memiliki sumber daya dan koleksi yang lengkap, memberikan dampak yang lebih signifikan. Kami berharap, setelah ini, anak-anak tidak lagi hanya mengandalkan Google, tetapi juga tahu cara memanfaatkan sumber-sumber ilmiah dan terpercaya lainnya, baik yang berbentuk fisik maupun digital,” tegasnya.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡