
PWMU.CO – Suasana khidmat bercampur semangat inovatif mewarnai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musyda) Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Tuban, Sabtu (19/4/2025).
Bertempat di SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban (SUPM), acara ini menjadi ajang konsolidasi dan pembaruan gerakan kepanduan Muhammadiyah di Bumi Wali.
Dimulai sejak pagi pukul 08.00 WIB hingga siang hari, Musyda berlangsung lancar dan penuh antusiasme.
Tak hanya menjadi forum pengambilan keputusan strategis, Musyda kali ini juga mencuri perhatian berkat penggunaan sistem e-voting karya kader sendiri, yang menegaskan bahwa HW Tuban siap beradaptasi di era digital.
E-Voting Karya PRM Karangagung
Hal yang menarik dari Musyda kali ini adalah pelaksanaan pemilihan formatur yang dilakukan secara digital menggunakan aplikasi e-voting. Aplikasi ini bukan buatan vendor luar, tetapi dirancang oleh kader sendiri dari PRM Karangagung, Palang.
Ketua Panitia Pemilihan (Panlih), Ramanda Anang Dwi Cahyono, menyampaikan bahwa terdapat 175 peserta Musyda yang memiliki hak pilih. Sementara itu, terdapat 18 calon formatur, dan setiap pemilih diwajibkan memilih 7 orang.
“Alhamdulillah, sistem berjalan lancar. Kami bangga karena teknologi yang digunakan adalah karya kader Hizbul Wathan sendiri. Ini bentuk nyata bahwa HW Tuban siap menatap masa depan dengan semangat inovatif,” ujar Ramanda Anang.
Vivin Kurniawan selaku Sekretaris Panlih menambahkan, aplikasi ini tidak hanya mempermudah pemilihan, tapi juga menjadi sarana belajar digitalisasi organisasi bagi para kader.
Momentum Konsolidasi dan Kolaborasi
Musyda HW Tuban 2025 menjadi tonggak penting untuk menguatkan kembali gerakan kepanduan Muhammadiyah di kabupaten ini. Sinergi antara sekolah, Ortom, dan pimpinan persyarikatan menjadi modal utama dalam mewujudkan HW yang progresif dan solutif.
Dengan semangat berkemajuan, Musyda ini membuktikan bahwa HW Tuban tidak hanya siap bergerak, tapi juga siap memimpin dan berinovasi.
Penulis Aminulloh Fatkhur Roziqi Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments