
Peserta MUSYPIMCAB Aisyiyah Cakru berfoto bersama usai acara pada Minggu (20/07/2025) di Aula SMK Muhammadiyah 5 Jember. (Dok. PCA Cakru/PWMU.CO).
PWMU.CO – Semangat pemberdayaan perempuan dan perjuangan menuju masyarakat berkeadilan menggema kuat di Aula SMK Muhammadiyah 5 Jember, Minggu (20/07/2025).
Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Cakru sukses menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (MUSYPIMCAB), sebuah forum strategis yang menjadi titik refleksi, evaluasi. Sekaligus penguatan gerakan organisasi perempuan Muhammadiyah di wilayah Cakru dan sekitarnya.
Tekankan Urgensi MUSYPIMCAB
Mengusung tema “Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Jember Berkeadilan”, kegiatan ini terhadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang Aisyiyah Cakru.
Selain itu, juga seluruh Pimpinan Ranting Aisyiyah se-Cabang Cakru; mulai dari Cakru, Igir-Igir, Gondangrejo, Balekambang, Kraton, hingga Padomasan. Serta perwakilan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Jember, yaitu Ir Wiwit Widiarti MP dan Jariyah SPd MSi.
Ketua PCM Cakru, H Samsyul Arifin SP MM secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, Ketua PCA Cakru, Hanik Endang Setyowati SPd menekankan pentingnya MUSYPIMCAB.
Khususnya sebagai ruang strategis untuk meninjau kembali pencapaian program pasca-Musyawarah Cabang (MUSYCAB). Sekaligus menyusun langkah-langkah baru yang lebih kontekstual dan relevan dengan tantangan zaman.
Perempuan Berkemajuan: Pilar Masyarakat Berkeadilan
Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah pemaparan materi bertajuk “Strategi Aisyiyah Menuju Masyarakat Berkeadilan” oleh Ir Wiwit Widiarti MP.
Materi ini merupakan hasil dari forum Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, yang menekankan pentingnya peran aktif perempuan dalam proses transformasi sosial.
Dalam pemaparannya, Wiwit menjelaskan lima elemen kunci Gerakan Perempuan Berkemajuan Aisyiyah:
- Peningkatan Pemikiran dan Pengetahuan, agar perempuan memiliki daya kritis dan akses luas terhadap pendidikan.
- Kesetaraan Gender, dengan menolak segala bentuk diskriminasi berbasis gender.
- Pemberdayaan Ekonomi, sebagai bentuk aktualisasi potensi perempuan dalam sektor produktif.
- Peningkatan Kualitas Hidup, yang mencakup aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
- Partisipasi Aktif, guna mendorong perempuan terlibat dalam proses pengambilan keputusan di semua lini.
Wiwit juga menekankan bahwa perempuan berkemajuan idealnya memiliki kepribadian yang kokoh: beriman dan bertakwa, taat beribadah, berakhlak mulia, serta memiliki kemampuan berpikir tajdid yakni pembaruan yang berlandaskan iman dan ilmu pengetahuan.
Aisyiyah: Garda Terdepan di Ranah Sosial dan Dakwah
Aisyiyah terus memantapkan perannya sebagai garda terdepan dalam pembangunan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.
Hal ini berlangsung melalui berbagai program strategis di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, penanggulangan kemiskinan, serta dakwah dan tajdid,
PCA Cakru sendiri memiliki cakupan wilayah cukup luas. Mencakup Desa Cakru, Paseban, dan Kraton di Kecamatan Kencong, serta Desa Padomasan di Kecamatan Jombang, dengan jumlah anggota aktif mencapai 225 orang.
Mereka terus bergerak menjadi pelopor perubahan sosial, utamanya bagi kaum perempuan.
Warna Ceria dari Simpatisan Cilik ABA
Kemeriahan MUSYPIMCAB semakin terasa dengan penampilan paduan suara dari perwakilan wali murid TK ABA 1-6. Para ibu, yang sebagian besar merupakan simpatisan Aisyiyah, dengan penuh semangat menyanyikan Mars Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Momen ini bukan hanya menghadirkan hiburan, namun juga memperlihatkan betapa kuatnya dukungan keluarga terhadap gerakan Aisyiyah sejak usia dini.
Dengan keberhasilan penyelenggaraan MUSYPIMCAB ini, PCA Cakru kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun gerakan perempuan yang inklusif, berdaya, dan berdampak luas bagi masyarakat. Melangkah pasti menuju Jember yang lebih adil, berkemajuan, dan sejahtera.
Penulis Bambang Adam Malik, Editor Danar Trivasya Fikri






0 Tanggapan
Empty Comments