Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ning Munasicha: Pemahaman Anak Akan Meningkat Jika Orang Tua Terlibat dalam Proses Belajar

Iklan Landscape Smamda
Ning Munasicha: Pemahaman Anak Akan Meningkat Jika Orang Tua Terlibat dalam Proses Belajar
Koordinator PAUD Dasmen Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik, Ning Munasicha, S.Pd., saat membuka kegiatan Lomba Mewarnai Ibu dan Anak. Foto: Istimewa.
pwmu.co -

Koordinator Bidang Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik, Ning Munasicha, S.Pd., menegaskan bahwa waktu belajar anak-anak di sekolah sangatlah terbatas. Namun, pemahaman anak terhadap apa yang diajarkan guru dapat meningkat apabila ada kerja sama dari orang tua yang turut mengulang dan mendampingi proses belajar di rumah.

Hal tersebut ia sampaikan saat membuka Lomba Mewarnai Ibu dan Anak yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Pra-Milad ke-28 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Gresik pada Kamis (23/10/2025).

Acara yang digelar di Atrium Icon Mall Gresik ini dihadiri oleh para guru IGABA Kabupaten Gresik, peserta didik, serta wali siswa.

Pada kesempatan ini, ia juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh panitia dan para orang tua yang telah meluangkan waktu untuk mendampingi putra-putrinya.

“Anak-anak tidak hanya belajar dengan duduk di bangku sekolah, tetapi juga perlu diperkenalkan dengan dunia luar dan lingkungan sekitarnya. Hal ini penting untuk membentuk sudut pandang belajar yang lebih luas dan menyenangkan bagi mereka. Seperti halnya kegiatan yang sedang kita lakukan saat ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi dan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua sangat penting karena dukungan orang tua yang turut mengulang serta mendampingi proses belajar anak di rumah berperan besar dalam keberhasilan pendidikan.

Pesan yang disampaikan Munasicha tersebut sejalan dengan kegiatan lomba yang berlangsung.

Lomba ini tidak hanya diikuti oleh anak-anak, tetapi juga melibatkan peran aktif orang tua yang memberikan dukungan dan pendampingan. Kehadiran orang tua turut menumbuhkan rasa percaya diri anak dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Lebih lanjut, Munasicha juga menyinggung contoh permasalahan yang kerap muncul antara guru, anak, dan orang tua di masa kini. Menurutnya, perbedaan zaman sering kali memunculkan perbedaan sudut pandang dalam menangani masalah di sekolah.

“Misalnya, teguran atau hukuman yang diberikan guru atas kenakalan siswa kerap dianggap kurang tepat. Hal ini membuat sebagian guru merasa enggan memberikan sanksi karena adanya respons dari sebagian wali murid yang tidak menyetujui tindakan tersebut,” sambungnya.

Oleh karena itu, menurutnya, dibutuhkan kerja sama yang baik antara orang tua dan guru dalam memahami setiap perkembangan anak.

“Kolaborasi ini penting agar kedua pihak dapat bersama-sama mengetahui permasalahan yang dihadapi anak dan menentukan solusi yang tepat hingga tahap akhir dalam pemberian sanksi bila diperlukan,” tegasnya.

Dari rangkaian amanat dan pembukaan acara siang itu, Munasicha juga memimpin doa agar kegiatan Lomba Mewarnai Ibu dan Anak dalam rangka Pra-Milad ke-28 IGABA dapat berjalan dengan lancar dan membawa keberkahan bagi semua peserta. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu