Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Nyanyian Dahlan Iskan di Depan Anak-Anak Panti Asuhan Muhammadiyah

Iklan Landscape Smamda
Nyanyian Dahlan Iskan di Depan Anak-Anak Panti Asuhan Muhammadiyah
pwmu.co -
Dahlan Iskan (peci hitam), Ferry Yudi AS (baju coklat), dan perwakilan santri Panti Asuhan Muhammadiyah Kota Surabaya. (Foto istimewa/pwmu.co)

PWMU.CO – Layaknya seorang ustadz Taman Pendidikan Quran (TPQ) atau guru Taman Kanak-Kanak (TK). Begitulah ketika Dahlan Iskan kedatangan tamu istimewa: anak-anak dari berbagai Panti Asuhan Muhammadiyah di se-Kota Surabaya, di kediamannya Sakura Regency Surabaya, Senin (29/5) kemarin.

Menteri BUMN di era Presiden SBY itu tak canggung-canggung mengajak anak-anak itu untuk bernyanyi lengkap dengan gerakan tubuh: tentang bebek yang mencari anaknya-anaknya. “Kwek… kwek… kwek…,” terdengar Dahlan menirukan suara bebek sambil menggerakkan-gerakkan tangannya. Tak ayal, “gerak-lagu” Dahlan itu membuat anak-anak tertawa ceria.

(Baca: Inilah Pesan-Pesan Dahlan Iskan saat Dikunjungi Tokoh-Tokoh Muda Muhammadiyah Surabaya)

Bukan hanya itu, Mantan CEO Jawa Pos Group ini juga berparikan, “Arek Jatim mlaku-mlaku, anak panti harus maju.” Selain itu, Dahlan juga berkisah bagaimana kehidupan masa kecilnya. Misalnya tentang pengalamannya pergi-pulang sekolah dengan nyeker (tanpa sepatu) sejauh 5 km. Soal kerja kerasnya sampai bisa membangun 100 perusahan, tak lupa juga dia sampaikan pada anak-anak panti itu.

Terakhir, Dahlan memberi motivasi agar anak-anak giat belajar. “Jadilah generasi yang cinta ilmu dan tidak bosan untuk belajar. Saya saja belajar lagi di Amerika untuk menambah wawasan ketika usia 54 tahun,” ungkapnya. Dia mengaku, meski kini sudah berusia 66 tahun tapi masih ingin terus belajar.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

(Baca: Kunjungi Dahlan Iskan, Dahnil: Pemuda Muhammadiyah Siap Beri Dukungan)

Ketua Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya Ferry Yudi AS yang mengantar anak-anak panti itu menjelaskan, kegiatan ini merupakan Tour Dakwah Ramadhan pada Tokoh-Tokoh Anak Bangsa. “Ini agar bisa menginspirasi para santri panti pesantren bahwa mereka kelak juga berhak untuk menjadi orang besar dan sukses di masa depan,” ujarnya.

Acara yang berlangsung hangat itu diakhiri dengan berbuka puasa. Yang jelas, untuk menu bukanya bukan potong bebek angsa. (MN)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

1 Tanggapan

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡