Search
Menu
Mode Gelap

PAP Qalbun Salim PCM Gambiran Bahas Resolusi 2026

PAP Qalbun Salim PCM Gambiran Bahas Resolusi 2026
Ketua Majelis Tabligh PCM Genteng, Taufiqur Rohman MPdI. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Pengajian Ahad Pagi (PAP) Qalbun Salim di masjid Al-Hikmah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gambiran Banyuwangi membahas Resolusi 2026 pada Ahad (4/1/2026).

Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Tabligh PCM Genteng, Taufiqur Rohman MPdI saat berceramah di hadapan jamaah pengajian yang terdiri jamaah masjid setempat, santriwan dan santriwati Pondok MBS Al-Hikmah, serta warga Muhammadiyah Cabang Gambiran.

Tepat pukul 6.00 WIB pengajian dimulai. Acara dibuka Kepala SMK Muhammadiyah 9 Gambiran, Lutfi Isa Ansori yang bertindak sebagai master of ceremony.

Di awal pengajian, Taufiqur Rohman mengajak jamaah untuk mensyukuri nikmat Allah, seperti nikmat iman dan Islam. Termasuk nikmat sempat yang sebagian orang sering melupakannya.

“Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk hadir di PAP. Ini merupakan salah satu wujud syukur kita kepada Allah atas nikmat sempat tersebut,” ujarnya.

Selanjutnya ia membacakan satu ayat al-Quran dalam Surat al-Hasyr 18. Di ayat tersebut dijelaskan dua perintah Allah kepada seorang mukmin. Yakni, perintah untuk selalu bertakwa dan perintah merefleksi kehidupan yang telah dilakukannya untuk menatap hari esok.

Menurutnya, memasuki tahun baru ini menjadi tonggak menancapkan Resolusi 2026 untuk merevisi hidup yang selama ini tertunda. Resolusi tersebut dapat berupa impian, harapan, dan target yang ingin dicapai dalam hidup sebagai seorang muslim.

Ia menambahkan, seorang muslim hendaknya bersemangat dalam memasuki tahun baru ini. Ia pun menganalogikan dengan seseorang yang berada di tempat tinggi. Dari ketinggian tersebut orang itu mampu melihat dua sisi kehidupan. Sisi yang pertama berisi gambaran kehidupan tahun 2025 sedangkan pada sisi yang kedua berisi harapan di tahun 2026.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Momentum baik ini dapat digunakan untuk melihat aktivitas tahun lalu dan sekaligus untuk menatap masa depan,” tambahnya.

Ustaz alumnus Pascasarjana Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) itu mengajak jamaah untuk bersungguh-sungguh merealisasikan Resolusi 2026.

Dengan memperhatikan 3 hal, yaitu terus meningkatkan kemampuan diri, memanfaatkan kesempatan yang ada, dan selalu menjaga semangat untuk meraih hasil terbaik.

Tanpa melakukan ketiga hal tersebut, umat Islam hanya akan kembali pada awal habitnya. Yakni menjalani hidup yang biasa-biasa saja apalagi ia berada di zona nyaman.

Bahkan dikhawatirkan akan jatuh pada perkara yang subhat dalam hidup ini. Sehingga resolusi hanya menjadi catatan dan harapan manis belaka, tanpa pernah diraihnya.

Pengajian yang berlangsung selama satu jam ini berjalan dengan khidmat. Setelah diakhiri, para jamaah melakukan ramah-ramah sambil menyantap soto ala Gambiran. (*)

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments