Sebanyak 12 regu kepanduan tingkat SMP/MTs se-Jawa Timur ambil bagian dalam lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Kreasi pada ajang Soedirman Scout Challenge (SSC) 2026 yang digelar SMA Muhammadiyah 1 Babat, Sabtu (7/2/2026), di lapangan sekolah setempat.
Sejak pagi hari, area lapangan sekolah telah dipadati oleh peserta, pendamping, serta penonton yang hadir untuk menyaksikan penampilan setiap regu. Lomba PBB Kreasi menjadi cabang lomba pertama yang dipertandingkan dalam SSC 2026. Penampilan peserta menyuguhkan kombinasi antara ketepatan gerakan baris-berbaris dengan variasi formasi dan kreativitas yang ditampilkan secara terstruktur.
Sebanyak 12 regu mengikuti lomba PBB Kreasi dalam SSC 2026. Para peserta berasal dari Kepanduan Hizbul Wathan maupun Kepanduan Pramuka. Keikutsertaan dua organisasi kepanduan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini bersifat terbuka dan memberikan ruang partisipasi yang luas bagi pelajar SMP/MTs. Setiap regu menampilkan rangkaian gerakan PBB yang dikemas secara kreatif dengan tetap memperhatikan unsur kekompakan, kedisiplinan, dan ketepatan waktu.
Proses penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas Ramanda M. Arief Andriansyah selaku Wakil Ketua Kwarda Hizbul Wathan Lamongan, Serma Moh. Abdul Khodir dari Koramil Babat, serta Aiptu Aris Kukuh dari Polsek Babat. Penilaian difokuskan pada beberapa aspek, antara lain kekompakan regu, ketepatan gerakan, kreativitas formasi, serta penampilan secara keseluruhan.
Dalam keterangannya, Ramanda M. Arief Andriansyah menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan SSC 2026, khususnya pada cabang lomba PBB Kreasi.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Soedirman Scout Challenge 2026 ini. Lomba PBB Kreasi yang ditampilkan sangat luar biasa. Yang lebih membanggakan, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh kepanduan Hizbul Wathan, tetapi juga melibatkan kepanduan Pramuka. Ini menunjukkan keterbukaan dan semangat kebersamaan dalam membina generasi bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa lomba PBB Kreasi memiliki peran penting dalam pembentukan karakter peserta didik, terutama dalam menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim.
Sementara itu, Serma Moh. Abdul Khodir menilai bahwa lomba PBB Kreasi memiliki nilai strategis dalam pembinaan kepanduan di sekolah.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini karena hampir setiap tahun selalu dilaksanakan dan konsisten. Dalam kepanduan, khususnya materi PBB, kedisiplinan adalah hal utama. Dari penampilan peserta hari ini, terlihat bahwa latihan mereka dilakukan dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembinaan PBB yang berkelanjutan dapat membuka peluang lebih luas bagi peserta didik.
“Jika PBB ini terus dilatih dan difasilitasi oleh sekolah, ke depannya para siswa bisa berkembang lebih jauh, bahkan berpeluang bergabung dalam pasukan pengibar bendera, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten,” tambahnya.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Aiptu Aris Kukuh yang merasa bangga dapat terlibat sebagai juri dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat bangga bisa menjadi juri dalam kegiatan ini. Penampilan PBB Kreasi para peserta sangat memukau, penuh semangat, rapi, dan kreatif. Ini menunjukkan bahwa pembinaan kepanduan di sekolah-sekolah berjalan dengan sangat baik,” tuturnya.
Secara keseluruhan, lomba PBB Kreasi dalam Soedirman Scout Challenge 2026 berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui kegiatan ini, SMA Muhammadiyah 1 Babat menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik serta memperkuat peran kepanduan sebagai sarana pembinaan karakter pelajar. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments