Pembentukan Pimpinan Cabang IGABA Driyorejo Gresik menjadi penanda kuat estafet kemandirian organisasi hingga akar rumput pendidikan anak usia dini.
Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat struktur organisasi dengan terbentuknya Pimpinan Cabang IGABA Driyorejo Gresik pada Sabtu (7/2/2026).
Pembentukan ini menjadi langkah strategis dalam meneguhkan estafet kemandirian organisasi hingga ke tingkat akar rumput, sekaligus memperkuat peran guru sebagai garda terdepan pendidikan anak usia dini di lingkungan ‘Aisyiyah.
Momentum Konsolidasi dan Penguatan Organisasi
Kegiatan pembentukan yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IGABA Jawa Timur yang sekaligus sebagai Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal 45 Bambe, unsur Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Driyorejo, serta para guru TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal se-Kecamatan Driyorejo.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang silaturahmi untuk menyamakan visi dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan.
Penguatan Struktur hingga Tingkat Cabang
Dalam sambutannya, selaku Ketua PW IGABA Jawa Timur, Eulis Su’adah, M.PdI menegaskan bahwa keberadaan pimpinan cabang merupakan bagian penting dari penguatan sistem organisasi.
Dengan struktur yang semakin dekat dengan para anggota, program kerja diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan guru maupun lembaga pendidikan.
“Pembentukan pimpinan cabang ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan bentuk nyata dari kemandirian. Ketika cabang mampu bergerak dan mengelola programnya sendiri, di situlah terlihat kekuatan organisasi yang sesungguhnya,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa pembentukan PC IGABA ini merupakan instruksi dari Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah yang harus dilaksanakan.
Sinergi ‘Aisyiyah dan IGABA di Tingkat Lokal
Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Driyorejo, Yayuk Amiatun, turut menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru IGABA di tingkat cabang.
Ia berharap sinergi antara ‘Aisyiyah dan IGABA semakin solid dalam menghadirkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, adaptif, dan berkarakter.
“Siapapun yang terpilih, kita harus tetap dan selalu semangat serta legowo atau ikhlas dalam mengemban tanggung jawab dan amanah baru ini,” serunya.
Partisipasi Guru dan Mekanisme Pemilihan
Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh 36 peserta yang terdiri dari 22 guru KB-TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Kecamatan Driyorejo.
Bertempat di ruang kelas VII Al Farabi SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo, agenda tersebut juga dihadiri oleh 14 peserta dari PCA Driyorejo beserta Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Driyorejo.
Forum sepakat membentuk 9 formatur dalam struktur kepengurusan PC IGABA Driyorejo yang meliputi ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, bidang organisasi, bidang sumber daya manusia (SDM), bidang kemitraan, bidang humas dan publikasi, serta bidang kesejahteraan.
Sistem voting digunakan untuk efektivitas proses pemilihan, dengan masing-masing sekolah mengajukan calon sebagai perwakilan. KB-TK ABA 38 Driyorejo memperoleh 5 kuota kepengurusan, disusul KB-TK ABA 45 Bambe dengan 3 kuota, serta 1 kuota untuk KB-TK ABA 49 Griya Kencana.
Wadah Pengembangan Profesionalisme Guru
Sementara itu, Nur Chasanah, A.Md selaku Ketua Majelis PAUD Dasmen PCA Driyorejo mengapresiasi pembentukan PC IGABA Driyorejo sebagai wadah pengembangan profesionalisme guru.
Menurutnya, tantangan pendidikan yang terus berkembang menuntut pendidik untuk tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga kreatif dan inovatif dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Dengan terbentuknya Pimpinan Cabang IGABA Driyorejo, semangat kolektif untuk membangun organisasi yang mandiri semakin nyata. Estafet kepemimpinan kini bergerak lebih dekat ke akar rumput, memastikan setiap guru memiliki ruang untuk bertumbuh, berkontribusi, dan bersama-sama memajukan pendidikan generasi masa depan.
Kontributor: SD Muhammadiyah 1 Driyorejo






0 Tanggapan
Empty Comments