Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Buduran, Kabupaten Sidoarjo, terus memperkuat peran perempuan dalam pemberdayaan ekonomi melalui program budidaya perikanan.
Komitmen tersebut ditandai dengan diterimanya bantuan dari Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo.
Bantuan yang diberikan meliputi 6.000 bibit ikan lele, kolam terpal, pakan ikan, serta pompa sumur. Bantuan tersebut disalurkan melalui Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) yang berlokasi di Desa Banjarsari, Kecamatan Buduran, dan dikelola langsung oleh PCA Buduran sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi perempuan.
Penyaluran bantuan yang dirangkaikan dengan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ini dilaksanakan pada Rabu (10/12/2025) bertempat di lokasi budidaya lele Desa Banjarsari, Buduran.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo, Emir Firdaus, Kepala Bidang Produksi Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo, Khoiri, Penyuluh Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo, Abdul Rofiq, serta perwakilan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sidoarjo, Zakiyah dan Nur Laila.
Dalam sambutannya, Abdul Rofiq menyampaikan bahwa program budidaya ikan lele ini bertujuan untuk memperkuat Pokdakan agar memiliki daya saing ekonomi yang berkelanjutan.
“Pembudidayaan ikan ini menjadi penguatan bagi kelompok pembudidaya karena rantai ekonomi lele dapat berjalan dari hulu hingga hilir, mulai dari proses budidaya hingga pengolahan,” ujarnya.
Menurutnya, nilai jual produk akan meningkat setelah melalui pengolahan, seperti marinasi, nugget, bakso, serta berbagai produk olahan lainnya. Program ini juga sejalan dengan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digalakkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Ia menambahkan, kolam lele yang dikelola oleh PCA Buduran mendapatkan pendampingan langsung dari tenaga ahli berlatar belakang sarjana perikanan. Dengan pendampingan tersebut, proses budidaya diharapkan dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan.
Sementara itu, Emir Firdaus menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi bantuan kolam dari Pokok pikiran (Pokir) Komisi C DPRD Sidoarjo dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan.
“Monitoring dan evaluasi ini sebagai upaya mengetahui usaha budidaya yang dilakukan. Melalui monev, kami dapat mengetahui keberhasilan, kendala, serta kebutuhan yang nantinya dapat dijadikan bahan intervensi kebijakan selanjutnya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat menyentuh masyarakat secara langsung serta membuka peluang penyerapan tenaga kerja, sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menciptakan 100 ribu lapangan kerja.
Ketua PCA Buduran, Nanik Sulistyowati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PDA Sidoarjo serta DPRD Kabupaten Sidoarjo, khususnya Emir Firdaus, atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada PCA Buduran.
“Dengan bantuan yang kami terima, PCA Buduran berharap dapat menambah jenis amal usaha baru. Program pemberdayaan ekonomi perempuan yang telah direncanakan juga dapat dilaksanakan secara bertahap,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nanik menegaskan bahwa selama ini budidaya lele umumnya dikelola oleh kaum laki-laki. Namun melalui program tersebut, perempuan diberikan kesempatan untuk terlibat secara langsung dan mandiri secara ekonomi.
“Perempuan kini mendapat ruang untuk bertahan dan berkembang dalam bidang budidaya perikanan,” pungkasnya. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments