Pimpinan Cabang (PC) ‘Aisyiyah Solokuro menggelar kegiatan Kajian Ramadan dan Bakti Sosial sebagai upaya membekali spiritualitas serta memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad (1/3/2026) bertempat di PR ‘Aisyiyah Sugihan dengan diikuti para anggota dan jamaah ‘Aisyiyah se-Cabang Solokuro.
Acara dikemas dalam bentuk kajian Ramadan yang menghadirkan narasumber Ustadz KH Farid Dhofir, Lc., M.Si dari Gresik. Dalam tausiyahnya, ia mengangkat tema “Perempuan dan Keteladanan”, yang menekankan pentingnya meneladani sosok perempuan mulia yang dijamin Allah SWT sebagai ahli surga.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan empat perempuan agung yang menjadi panutan sepanjang zaman.
Keteladanan Khadijah binti Khuwailid
Khadijah dikenal sebagai perempuan istimewa yang tidak tertandingi kesetiaannya kepada Rasulullah SAW. Ia menunjukkan kedermawanan dan keteguhan dalam mendukung dakwah Nabi dengan mengorbankan harta dan jiwa. Selain menjadi perempuan pertama yang beriman, Khadijah juga menjadi penenang jiwa Rasulullah serta teladan istri yang suportif, mandiri, dan berakhlak mulia.
Keteladanan Fatimah binti Muhammad
Putri Rasulullah SAW ini menjadi contoh perempuan yang berbakti kepada orang tua, menjaga rahasia suami, serta memiliki kecerdasan dan kedalaman ilmu agama. Fatimah dikenal sabar dalam kehidupan sederhana, menjaga kehormatan diri, serta menjadi ibu yang mendidik anak-anaknya dengan penuh kasih sayang.
Keteladanan Asiyah binti Muzakhim
Istri Fir’aun ini menunjukkan keteguhan tauhid meskipun hidup di tengah kemewahan istana dan tekanan kezaliman suaminya. Ia mampu menjaga keimanan, bersabar menghadapi ujian, serta berani memilih kehidupan akhirat dibanding kenyamanan duniawi.
Keteladanan Maryam binti Imran
Maryam menjadi simbol kesucian dan ketaatan kepada Allah SWT. Ia menjaga kehormatan diri (iffah), tekun beribadah, teguh menghadapi fitnah, serta senantiasa bertawakal kepada Allah dalam setiap ujian kehidupan.
Menurut pemateri, keempat perempuan tersebut merupakan teladan universal bagi kaum muslimah dalam membangun keluarga, menjaga iman, serta berkontribusi bagi masyarakat.

Usai kajian, kegiatan dilanjutkan dengan Bakti Sosial Ramadan yang ditangani oleh PCA ‘Aisyiyah melalui Majelis Kesejahteraan Sosial. Dalam kegiatan ini, panitia menyalurkan sebanyak 100 paket “Ramadan Berkah” yang akan didistribusikan kepada delapan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah di wilayah Cabang Solokuro.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai keislaman yang diajarkan selama Ramadan.
Panitia berharap langkah sederhana tersebut dapat menjadi amal kebaikan yang bernilai besar di sisi Allah SWT. Ramadan sebagai bulan mulia menjadi momentum meningkatkan ketakwaan, karena setiap amal ibadah yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya.
Dengan perpaduan antara penguatan spiritual melalui kajian dan kepedulian sosial melalui bakti sosial, PCA ‘Aisyiyah Solokuro berupaya menghadirkan Ramadan yang penuh makna, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments