
PWMU.CO – Dalam rangka memperkuat efektivitas gerakan dakwah dan memperkokoh sinergi antar-majelis di lingkungan organisasi, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Dau, Kabupaten Malang menyelenggarakan kegiatan Rapat Pimpinan: Evaluasi dan Penataan Program.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad (20/7/2025) di Hotel Rayz Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan diikuti oleh seluruh unsur pimpinan cabang dan pengurus majelis atau lembaga di bawah naungan PCM Dau.
Dengan mengusung tema “Kolaborasi sebagai Sunatullah Mewujudkan Keserasian Gerak Organisasi”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan capaian program, mengidentifikasi tantangan, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi secara menyeluruh.
Tema tersebut tidak hanya bersifat konseptual, tetapi menjadi landasan spiritual dan filosofis dalam membangun kesadaran bersama bahwa kolaborasi adalah prinsip dasar yang melekat dalam ciptaan dan tatanan kehidupan.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Dau, Sukma Jaya, menegaskan bahwa kolaborasi bukan semata-mata strategi teknis, melainkan bagian dari nilai-nilai ilahiah yang seharusnya menjadi ruh dalam setiap aktivitas organisasi.
“Dalam setiap struktur kehidupan dan ciptaan Allah, kolaborasi adalah sunnatullah. Semua unsur bergerak secara harmonis dan saling mendukung. Maka demikian pula dengan organisasi kita. Ketika geraknya didasarkan pada semangat sinergi dan ukhuwah, akan tercipta keserasian dalam pelayanan, pemberdayaan, dan pembangunan umat,” ujarnya dengan penuh semangat.
Rangkaian kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi Dialog Sinergitas, yang dipandu secara inspiratif oleh akademisi sekaligus aktivis Muhammadiyah, Dr Budi Suprapto MSi.
Dalam sesi ini, seluruh peserta diajak untuk membuka ruang refleksi dan komunikasi terbuka antar-majelis, menyampaikan tantangan aktual yang dihadapi dalam pelaksanaan program, sekaligus menggali potensi kolaboratif yang dapat disinergikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Berbagai gagasan inovatif mengemuka dalam dialog tersebut, antara lain perlunya integrasi program pendidikan, dakwah, kesehatan, dan ekonomi umat dalam satu kerangka kerja terpadu. Beberapa peserta juga mengusulkan pembentukan forum koordinasi lintas-majelis secara berkala agar komunikasi dan sinergi program lebih terarah dan berkelanjutan.
Kegiatan ini ditutup dengan Sidang Pleno yang membahas rumusan hasil evaluasi program serta menyusun penataan program kerja ke depan secara lebih terstruktur dan strategis.
Sidang ini menjadi panggung musyawarah yang penuh dengan semangat ukhuwah Islamiyah, keterbukaan, dan tanggung jawab kolektif. Keputusan-keputusan yang diambil pun diarahkan untuk memperkuat peran PCM Dau sebagai motor penggerak perubahan sosial berbasis nilai-nilai Islam Berkemajuan.
Dengan terselenggaranya Rapat Pimpinan ini, PCM Dau kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui pendekatan organisasi yang integratif, kolaboratif, dan responsif terhadap dinamika zaman. Lebih dari sekadar koordinasi internal, kegiatan ini mencerminkan ikhtiar untuk mewujudkan Muhammadiyah yang inklusif, adaptif, dan senantiasa hadir di tengah masyarakat dengan membawa misi dakwah yang mencerahkan. (*)
Penulis M Barqus Salam Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments