Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PCM Gresik Nyalakan Spirit Dakwah Lewat Safari Subuh

Iklan Landscape Smamda
PCM Gresik Nyalakan Spirit Dakwah Lewat Safari Subuh
PCM Gresik Nyalakan Spirit Dakwah Lewat Safari Subuh (Foto: Abizar/PWMU.CO)
pwmu.co -

Menegakkan Kebenaran

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiah utama oleh Drs. Machfud Asyrofi M.Si Wakil Ketua PCM Gresik Bidang Tabligh.

Dalam kajiannya yang bertema Menegakkan Kebenaran, Machfud mengajak seluruh jemaah untuk memahami jihad dalam makna yang luas.

Jihad dimaknai bukan sekadar perjuangan fisik, tetapi kesungguhan dalam menegakkan kebenaran dan menebar manfaat bagi sesama.

“Jihad adalah bersungguh-sungguh. Setiap muslim wajib berjihad dengan cara mengajak kepada kebenaran, melalui dakwah dan amar makruf nahi mungkar,” ujar Machfud membuka tausiahnya.

Ia menjelaskan bahwa amar makruf nahi mungkar bukan sekadar konsep, melainkan tuntunan hidup yang memerlukan kreativitas dan ketekunan dalam penerapannya.

Machfud kemudian menyampaikan analogi sederhana yang menarik perhatian jemaah.

“Bayangkan seorang anak bermain layang-layang, lalu benangnya tersangkut di tiang listrik. Si anak meminta ayahnya untuk mengambilkannya. Sang ayah tidak langsung tahu caranya, tapi ia berpikir dan menemukan solusi. Mungkin dengan galah atau dengan tangga,” terang Machfud yang disimak saksama oleh hadirin.

Begitu pula dalam berdakwah, lanjutnya, kita tidak bisa hanya menunggu alat atau cara yang sempurna. Kita harus berpikir, menemukan jalan, dan berbuat.

Melalui kisah tersebut, Machfud menekankan bahwa dakwah tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan sarana. Semangat jihad harus terus menyala seiring usaha mencari cara yang efektif dan bijak.

Dakwah tidak terbatas pada mimbar atau ceramah, tetapi juga dapat dilakukan melalui tindakan nyata dengan membantu yang lemah, mengajarkan ilmu, atau memberi solusi bagi masalah umat.

Lebih jauh, Machfud menegaskan bahwa Muhammadiyah menjadikan organisasi sebagai sarana dakwah.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Tujuan kita menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam. Cita-cita kita adalah terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Maka setiap langkah kita di Muhammadiyah, sekecil apa pun, adalah bagian dari jihad,” tegasnya.

Dalam penutupnya, Machfud mengutip Al-Qur’an Surah Ar-Ra’d ayat 17, “Demikianlah Allah membuat perumpamaan tentang hak dan batil. Buih akan hilang tidak berguna, sedangkan yang bermanfaat bagi manusia akan menetap di bumi.”

Ia menegaskan bahwa bila organisasi memberi manfaat, maka secara sunatullah organisasi itu akan bertahan.

“Selama Muhammadiyah memberi manfaat bagi umat, insyaallah ia akan tetap kokoh dan terus berkembang,” ujarnya dengan suara tegas, disambut anggukan hadirin.

Acara ditutup dengan dialog interaktif ringan antara jemaah dan narasumber, membahas praktik dakwah di lingkungan masing-masing. Safari Subuh perdana ini diakhiri dengan sarapan bersama dengan menu khas Gresik, yakni lontong obos.

Kebersamaan ini menandai kehangatan ukhuwah dan semangat baru dalam meneguhkan gerakan dakwah Muhammadiyah di Gresik.

Selanjutnya, Majelis Tabligh PCM Gresik berencana melaksanakan Safari Subuh berikutnya pada bulan November mendatang di Musala At-Taqwa PRM Kauman.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi tradisi baru yang menumbuhkan semangat berjemaah, menuntut ilmu, dan mempererat tali silaturahmi antarpengurus Muhammadiyah Gresik,” tutup Sholichin penuh optimisme. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu